Halaman

    Social Items

Cerita Bispak Nada4D - Cerita Sex Di ajakin ngentot pembantu waktu aku tidur di kamar, Kisah ini terjadi ketika keluarga gw membutuhkan seorang pembantu lagi. Kebetulan saat itu mbak Dian menganjurkan agar keponakannya Rini yang bekerja disini, membantu keluarga ini. Mungkin menurut ortu gw dari pada susah susah cari kesana kesini, gak pa pa lah menerima tawaran Dian ini.


Lagian dia juga sudah cukup lama berkerja pada keluarga ini. Mungkin malah menjadi pembantu kepercayaan keluarga kami ini. Akhirnya ortu menyetujui atas penawaran ini dan mengijinkan keponakannya untuk datang ke Jakarta dan tinggal bersama dalam keluarga ini.


Didalam pikiran gw gak ada hal yang akan menarik perhatian gw kalau melihat keponakannya. “Paling paling anaknya hitam, gendut, trus jorok. Mendingan sama bibinya aja lebih enak kemutannya.” Pikir gw dalam hati.

Cerita Sex Di ajakin ngentot pembantu waktu aku tidur di kamar

Sebelum kedatangan keponakannya yang bernama Rini, hampir setiap malam kalau anggota keluarga gw sudah tidur lelap. Maka pelan pelan gw ke kamar belakang yang memang di sediakan keluarga untuk kamar tidur pembantu.


Pelan pelan namun pasti gw buka pintu kamarnya, yang memang gw tahu mbak Dian gak pernah kunci pintu kamarnya semenjak kejadian itu. Ternyata mbak Dian tidur dengan kaki mengangkang seperti wanita yang ingin melahirkan.


Bagaimanapun juga setiap gw liat selangkangannya yang di halus gak di tumbuhi sehelai rambutpun juga. Bentuknya gemuk montok, dengan sedikit daging kecil yang sering disebut klitoris sedikit mencuat antara belahan vagina yang montok mengiurkan kejantanan gw. Situs Slot Online Terbaru


Perlahan lahan gw usap permukaan vagina mbak Dian yang montok itu, sekali kali gw sisipin jari tengah gw tepat ditengah vaginanya dan gw gesek gesekan hingga terkadang menyentuh klitorisnya. Desahan demi desahan akhirnya menyadarkan mbak Dian dari tidurnya yang lelap.


“mmmm….sssshh…..oooohh, Donn… kok gak bangun mbak sih. Padahal mbak dari tadi tungguin kamu, sampai mbak ketiduran.” Ucap mbak Dian sama gw setelah sadar bahwa vaginanya disodok sodok jari nakal gw. Tapi mbak Dian gak mau kalah, tanpa diminta mbak Dian tahu apa yang gw paling suka.


Dengan sigap dia menurunkan celana pendek serta celana dalam gue hingga dengkul, karena kejantanan gw sudah mengeras dan menegang dari tadi. Mbak Dian langsung mengenggam batang kejantanan gw yang paling ia kagumi semenjak kejadian waktu itu.


Dijilat jilat dengan sangat lembut kepala kejantanan gw, seakan memanjakan kejantanan gw yang nantinya akan memberikan kenikmatan yang sebentar lagi ia rasakan. Tak sesenti pun kejantanan gw yang gak tersapu oleh lidahnya yang mahir itu.


Dikemut kemut kantong pelir gw dengan gemasnya yang terkadang menimbulkan bunyi bunyi “plok.. plok”. Mbak Dian pun gak sungkan sungkan menjilat lubang dubur gw. Kenikmatan yang mbak Dian berikan sangat diluar perkiraan gw malam itu.


“Mbak….uuuh. enak banget mbak. Trus mbak nikmatin kont*l saya mbak.” Guyam gw yang udah dilanda kenikmatan yang sekarang menjalar.


Semakin ganas mbak Dian menghisap kont*l gw yang masuk keluar mulutnya, ke kanan kiri sisi mulutnya yang mengesek susunan giginya. Kenikmatan yang terasa sangat gak bisa gw ceritain, ngilu. Hingga akhirnya pangkal unjung kont*l gw terasa ingin keluar.


“Mbak… Donny mau keluar nih…” sambil gw tahan kont*l gw didalam mulutnya, akhirnya gw muncratin semua sperma didalam mulut mungil mbak Dian yang berbibir tipis itu.


“Croot… croot… Ohhh… nikmat banget mbak mulut mbak ini, gak kalah sama mem*k mbak Dian. Namun kali ini mbak Dian tanpa ada penolakan, menerima muncratan sperma gw didalam mulutnya. Menelan habis sperma yang ada didalam mulutnya hingga tak tersisa. Membersihkan sisa sperma yang meleleh dari lubang kencing gw. Tak tersisa setetespun sperma yang menempel di batang kont*l gw.


Bagaikan wanita yang kehausan di tengah padang gurun sahara, mbak Dian menyapu seluruh batang kont*l gw yang teralirkan sperma yang sempat meleleh keluar dari lubang kencing gw. Lalu dengan lemas aku menindih tubuhnya dan berguling ke sisinya. Merebahkan tubuh gw yang sudah lunglai itu dalam kenikmatan yang baru tadi gue rasakan.


“Donn… mem*k mbak blom dapet jatah… mbak masih pengen nih, nikmatin sodokan punya kamu yang berurat panjang besar membengkak itu menyanggah di dalam mem*k mbak….” pinta mbak Dian sambil memelas. Mengharapkan agar gw mau memberikannya kenikmatan yang pernah ia rasakan sebelumnya.


“Tenang aja mbak… mbak pasti dapat kenikmatan yang lebih dari pada sebelumnya, karena punya saya lagi lemes, jadi sekarang mbak isep lagi. Terserak mbak pokoknya bikin adik saya yang perkasa ini bangun kembali. Oke.”


Tanpa kembali menjawab perintah gw. Dengan cekatan layaknya budak seks. Mbak Dian menambil posisi kepalanya tepat di atas kont*l gw, kembali mbak Dian menghisap hisap. Berharap keperkasaan gw bangun kembali. Segala upaya ia lakukan, tak luput juga rambut halus yang tumbuh mengelilingi batang kont*l gw itu dia hisap hingga basah lembab oleh air ludahnya.


Memang gw akui kemahiran pembantu gw yang satu ini hebat sekali dalam memanjakan kont*l gw didalam mulutnya yang seksi ini. Alhasil kejantanan gw kembali mencuat dan mengeras untuk siap bertempur kembali.


Lalu gw juga gak mau lama lama seperti ini. Gw juga mau merasakan kembali kont*l gw ini menerobos masuk ke dalam mem*knya yang montok gemuk itu. Mengaduk ngaduk isi mem*knya.


Gw memberi aba aba untuk memulai ke tahap yang mbak Dian paling suka. Dengan posisi women on top, mbak Dian mengenggam batang kont*l gue. Menuntun menyentuh mem*knya yang dari setadi sudah basah. kont*l gw di gesek gesek terlebih dahulu di bibir permukaan mem*knya. Menyentuh, mengesek dan membelah bibir mem*knya yang mengemaskan. Perlahan kont*l gw menerobos bibir mem*knya yang montok itu.


Perlahan lahan kont*l gw seluruhnya terbenam didalam liang kenikmatannya. Goyangan pinggulnya mbak dian membuat gw nikmat banget. Semakin lama semakin membara pinggul yang dihiasi bongkahan pantat semok itu bergoyang mempermainkan kont*l gw yang terbenam didalam mem*knya.


“uh… Donn. Punya kamu perkasa banget sih. Nikmat banget….” dengan mimik muka yang merem melek menikmati hujaman kont*l gw ke dalam liang senggamanya.

“mem*k mbak Dian juga gak kalah enaknya. Bisa pijit pijit punya saya… mem*k mbak di apain sih… kok enak banget.”

“Ih… mau tahu aja. Gak penting diapain. Yang penting kenikmatan yang diberikan sama mem*k mbak sama kamu Donn….” sahut mbak Dian sambil mencubit pentil tetek gw.


“Donn… ooohh…. Donn…. mbak mmmmauu kluuuuaaarr… ooohh.” Ujar mbak Dian sambil mendahakkan kepalanya ke atas, berteriak karena mencapai puncak dari kenikmatannya. Dengan lunglai mbak Dian ambruk merebahkan tubunya yang telanjang tepat di atas badan gw. Untung saja posisi kamar mbak Dian jauh dari kamar kamar saudara dan ortu gw. Takutnya teriakan tadi membangunkan mereka dan menangkap basah persetubuhan antara pembantu dengan anak majikannya. Gak kebayang deh jadinya kayak apa.


Lalu karena gw belum mencapai kenikmatan ini, maka dengan menyuruh mbak Dian mengangkatkan pantatnya sedikit tanpa harus mengeluarkan batang kont*l gw dari dalam liang kenikmatannya. Masih dengan posisi women on top. Kembali kini gue yang menyodok nyodok mem*knya dengan bringas. Sekarang gw gak perduli suara yang keluar dari mulut mbak Dian dalam setiap sodokan demi sodokan yang gw hantam kedalam mem*knya itu.


“Donn…. kamu kuat banget Donn… aaah… uuuhhh… ssshhhh…. ooohhh…” erangan demi erangan keluar silih berganti bersama dengan keringat yang semakin mengucur di sekujur badan gw dan mbak Dian.

“Truuuus… Donn… sodok trusss mem*k mbak Doooonn. Jangan perduliin hantam truuuss.” Erangan mbak Dian yang memerintah semakin membuat darah muda gw semakin panas membara. Sekaligus semakin membuat gw terangsang.


“Suka saya ent*t yah mbak… kont*l saya enak’kan… hhmmm.” Tanya gw memancing birahinya untuk semakin meningkat lagi.

“hhhhhmmmm… suka….sssshhh… banget Donn. Suka banget.” Kembali erangannya yang tertahan itu terdengar bersama dengan nafasnya yang menderu dera karena nafsu birahinya kembali memuncak. Slot Online Terpercaya


“Bilang kalau mbak Dian adalah budak seks Donny.” Perintah gw.

“Mbak budak seks kamu Donn, mbak rela meskipun kamu perkosa waktu itu…. Ohhhh… nikmatnya kont*l kamu ini Donn.”


Semakin kencang kont*l gw ent*tin mem*knya mbak Dian. Mungkin seusai pertempuran ranjang ini mem*knya mbak Dian lecet lecet karena sodokan kont*l gw yang tak henti hentinya memberikan ruang untuk istirahat.


Merasa sebentar lagi akan keluar, maka gw balikkan posisi tubuh mbak Dian dibawah tanpa harus mengeluarkan kont*l yang sudah tertanam rapi didalam mem*knya. Gw peluk dia trus gw balikin tubuhnya kembali ke posisi normal orang melakukan hubungan badan.


Gw buka lebar lebar selangkangan mbak Dian dan kembali memompa mem*k mbak Dian. Terdengar suara suara yang terjadi karena beradunya dua kelamin berlainan jenis. “plok… plok…” semakin kencang terdengar dan semakin cepat daya sodokan yang gw hantam ke dalam liang vaginanya.


Terasa sekali bila dalam posisi seperti ini, kont*l gw seperti menyentuh hingga rahimnya. Setiap di ujung hujangan yang gw berikan. Maka erangan mbak Dian yang tertahan itu mengeras.


Sampai saatnya terasa kembali denyut denyutan yang semula gw rasakan, namun kali ini denyut itu semakin hebat. Seakan telah di ujung helm surga gw. Gw tahan gak mau permainan ini cepat cepat usai. Setiap mau mencapai puncaknya. Gw pendam dalam dalam kont*l gw di dalam lubang senggamanya mbak Dian.


Tiba tiba rasa nikmat ini semakin…. ooohhh….ssshhhh…

Cerita Sex Di ajakin ngentot pembantu waktu aku tidur di kamar

Cerita Bispak Nada4D - Cerita Sex Dewasa Skandal Di Sekolah S2, Hari ini adalah empat hari setelah tragedi pemaksaan yang dialami oleh Novi, kekasih tercintanya boby si gigolo. Selama empat hari kemarin secara berturut-turut ia di ‘pakai’ sama pak trisno dan mas riki bergantian setiap pulang sekolah. Dan hari ini sesuai permintaan mereka berdua, novi diminta untuk tidak mengenakan dalamannya sama sekali, karena seragamnya hari ini adalah baju batik dan rok berwarna hitam.


Hari ini aku harus masuk ke pelajaran yang sangat membosankan, sesungguhnya aku sangat merindukan kehadiran boby kekasihku setelah seminggu ini aku mencuekinya, namun aku merasa bahwa dia memang harus kuberi pelajaran, namun aku yang kini bukanlah aku yang dulu, bukan lah novi yang lemah lembut namun aku novi yang binal, batang penis telah merasuki otakku, dan adrenalin terpendamku sudah mulai muncul ke permukaan, aku selalu saja teringat pada penis mas riki dan pak trisno yang selalu bisa membuatku puas.

Cerita Sex Dewasa Skandal Di Sekolah S2

Aku bisa sejenak melupakan masalahku dengan boby hanya dengan menikmati sodokan demi sodokan penis mereka. Aku merasakan bahwa diriku ini ‘kelainan’, karena aku rela dilecehkan oleh pria lain namun sangat marah apabila dilecehkan oleh kekasihku sendiri, ah entahlah, yang penting syahwatku terpuaskan.


Saat jam istirahat,


Aku melihat boby tergesa-gesa menuju ke arahku, dari raut wajahnya dapat kupastikan ia telah sangat menyesal dengan apa yang telah ia perbuat padaku, dan benar saja ia mengungkapkan permohonan maafnya, sebagai kekasih yang baik aku menjawab tanpa membuat ia khawatir, walaupun ini sulit bagiku untuk berbohong padanya, karena memang tatapan mata boby sangat tajam, dan itu cukup membuatku terbata-bata,


namun aku berusaha untuk tetap tenang agar skandal busku tidak terungkap. Setelah chit-chat manja kami usai, boby mencium pipiku seraya meninggalkanku, “Maafin novi ya bob, novi udah ketagihan penis lelaki lain” aku membatin.


Hari ini aku pulang sekolah tanpa mengenakan pakaian dalamku sama sekali, saat aku naik ke bus langgananku ini, terlihat mas riki tersenyum genit ke arahku, dan aku membalas dengan senyum manisku. Seperti biasa aku duduk tepat di bangku yang berada di belakang kursi supir, hari ini aku duduk tidak dekat jendela, kubiarkan bangku di dekat jendela itu kosong hanya ada tasku.


Saat bus ini selesai menaik dan turunkan penumpang di dua halte,


“permisi dek, mau duduk” terdengar suara berat seorang pria berdiri di depanku, saat aku menatapnya, ternyata pak trisno yang tersenyum ramah.


“Iya silahkan pak” ucapku ramah


Saat bus mulai melanjutkan perjalanan, tangan pak trisno mulai menjamah rok panjangku,


“jangan naikkan pak” ucapku singkat.


“Ahh gak apa dek” ucap pak trisno seraya mendenguskan nafasnya di dekat leherku yang tertutup jilbab hitam ini. Aku tahan tangannya,


“kan kemarin udah pak” bisikku pelan.


“Bapak gak bakal bosan entotin kamu dek” bisiknya di telingaku.


Ika


Selama 3 bulan pasca pesta seks yang menjadi skandal terbaik sekolahku, yang melibatkan aku, temanku, guruku serta kepsekku itu benar-benar telah merubah pola pikirku tentang sekolah, dimana sekolah biasanya mengajarkan hal-hal positif namun sekolahku juga mengajarkan hal negatif yang justru sangat menarik perhatianku.


Aku yang telah menjadi budak pak kepsek sejak pesta seks tersebut merasa telah menjadi sangat binal, aku rela memek dan anusku disodok bergantian oleh pak kepsek dan para antek-anteknya.


Namun aku merasa akhir-akhir ini beliau sudah mulai jarang memanggilku untuk memuaskan hasrat bejatnya, kurasa ia sudah mulai bosan dengan tubuhku. Akhir-akhir ini juga aku melihat kerenggangan antara boby dan novi, dimana yang kuketahui bahwa mereka berpacaran sejak kejadian pesta seks tersebut.


Namun beberapa hari ini, kulihat novi selalu pulang sendiri naik bus, dari hasil pertanyaanku ke novi beberapa hari lalu katanya ia pulang bersama teman-temannya, entah teman yang mana, begitu juga boby, kemarin dia bertanya padaku mengenai keberadaan novi, aku curiga mungkin ada sesuatu yang tak beres dengan mereka berdua.


Hari ini sepulang sekolah aku memutuskan untuk menguntit novi naik bus, kebetulan rumahku dan rumah novi tidak terlalu jauh dan searah. Kulihat novi naik dari pintu depan bus, lalu aku memutuskan untuk naik dari pintu belakang bus, aku duduk 2 bangku di belakangnya dan berseberangan dengan bangkunya, kumelihat sekeliling taka da satupun teman sebaya yang sekiranya aku kenal ataupun yang bisa saja menjadi teman novi.


Kulihat novi duduk sendiri disitu, tak berapa lama mendekatlah seorang pria paruh baya mendekatinya dan permisi untuk duduk disampingnya. Saat di halte berikutnya, dan mulai banyak penumpang yang turun, aku memutuskan untuk maju satu baris dan duduk tepat di belakang bangku mereka.


“Ssshhh udahh” terdengar desahan wanita yang tak lain itu pasti novi. Aku kaget bukan kepalang.


“Sshh nikmatin aja dek” terdengar suara berat yang kuduga itu adalah pria yang berada disebelahnya, aku semakin penasaran dengan apa yang mereka perbuat.


Aku berencana untuk merekam perbuatan mereka namun tidak sempat karena bus ini telah tiba di tujuannya dan aku buru-buru turun dari bus agar novi tidak sadar bahwa aku berada disitu juga, aku mencari tempat yang aman untuk memantau kemana novi akan pergi. Saat semua penumpang mulai turun, tak kulihat ada tanda-tanda bahwa novi dan pria tersebut turun.


Kulihat supir bus tersebut turun dan menuju toilet pria, aku perlahan mengendap masuk ke toilet pria, instingku mengatakan bahwa sang supir ada keterlibatannya dalam hal ini, aku bersembunyi di salah satu bilik,


“Apakah novi dipaksa? Apakah novi diperkosa?” pertanyaan itu yang terus muncul dipikiranku.


“Kreeaakk” terdengar suara pintu toilet ini terbuka, aku mengintip dari sela-sela pintu bilik ini,


“Uhhh uhhh udah gak sabar ya dek?” ucap pria paruh baya itu.


Kugeserkan pandanganku kulihat novi dengan seragam sekolah dan jilbab hitam yang telah kusut jongkok di depan pria paruh baya itu, dan dengan sigap ia membuka celana panjang pria tersebut, terlihat kontol panjang berurat mengacung di depan wajah novi, aku yang sedang mengintip ini pun terpesona melihat kegagahan kontol pria itu. Novi lalu dengan sigap melumat kontol pria itu, sehingga terdengar bunyi ‘kecipak’ yang keluar dari mulut novi saat mengulum kontol besar itu.


“Wah sudah mulai saja ni” terdengar sang supir bus keluar dari bilik yang bersebelahan dengan bilikku,


kulihat ia sudah tak bercelana, kontolnya yang sudah mengacung namun ukurannya kalah saing dengan kontol pria paruh baya yang tengah diemut oleh novi itu. Kulihat sang supir menaikkan pinggul novi, sehingga kini posisi novi menunduk dan tangannya bertumpu pada lututnya, sang supir menaikkan rok hitam novi, dan betapa kagetnya aku mengetahui novi tidak mengenakan celana dalamnya, sehingga sang supir dengan mudahnya melesakkan kontolnya di sela-sela pantat novi,


“Uhh” desah tertahan novi.


“Masih peret aja dek memeknya” ucap sang sopir yang mulai menggenjot memek novi dari belakang.


Terlihat tubuh novi terangguk angguk seirama dengan genjotan kontol sang supir. Tak berapa lama setelah itu, pria paruh baya tersebut melepaskan kontolnya yang masih asik diemut oleh novi, sehingga sekarang novi dengan bebasnya mendesah di ruang toilet ini,


“Aaahhh masss riki…entot novi massss” desah novi tanpa khawatir, ternyata sang supir bus itu bernama riki. Terlihat novi sangat menikmati sodokan demi sodokan yang ia terima dari kontol mas riki itu.


Kulihat pria paruh baya itu masih asik mengocok kontolnya sembari menghisap sebatang rokok, “cepetan lah mas riki, saya juga mau entot adek ini” ucap pria paruh baya itu.


“Eggghh uggghh sabar toh pak trisno nanti kebagian kok sshh” ucap mas riki seraya menarik tubuh novi agar berdiri sejajar dengannya, ternyata pria paruh baya itu bernama pak trisno.


“Masss….masss novi nyampai masss” desah novi.


“wah hebat juga ya mas riki, bisa bikin dek novi kita orgasme pertama, biasanya saya mulu hehehe” ledek pak trisno.


“Biasanya katamu!” amukku dalam hati. Agen Slot Online Terbaru


Perasaanku saat ini bercampur aduk antara marah karena novi mengkhianati boby dan tak terasa libidoku perlahan naik, seolah ini merupakan sensasi baru, sensasi yang bisa kusebut dengan ‘sensasi birahi’.


Aku mulai meraba memekku dari balik cd dan rok hitam panjangku ini, dan mulai memilin-milin pentil toketku yang tersembunyi dengan indahnya dibalik baju batik dan jilbab hitamku ini. Aku terlarut dalam suasana birahi ini, sehingga aku tak sadar bahwa aku mengeluarkan desahan desahan kecil “Ahh”.


Aku semakin intens ‘memainkan diri’ ku ini seraya menyaksikan kekasih temanku di ‘pakai’ oleh orang tak kukenal, desahan kedua yang bisa terbilang nyaring keluar dari mulutku “Akkhh..” aku seperti tersentak menyadari desahanku yang nyaring itu, dan cepat-cepat aku menyadarkan diri, kuintip keluar kulihat mereka semua terdiam, dan menatap tajam ke bilik tempat aku bersembunyi ini.


“Siapa di dalam sana!” bentak pak trisno yang mulai mendekati pintu bilikku,


“Aihh!” pekikku melihat kontolnya yang ngaceng itu nongol tiba-tiba di depan lubang tempat aku mengintip.


“Brak Brak” beliau menarik paksa pintu bilikku, kuintip mas riki juga mendekati pintu bilikku dan dengan sekali tarik


“Brakk!!” lepas sudah pintu bilik ini.


Kami semua terpaku menatap satu sama lain, namun tak bisa kupungkiri bahwa mataku terfokus ke kontol pak trisno.


“Ika!!” pekik novi seraya menutupi tubuhnya.


“Kenal sama nih cewek?” Tanya mas riki ke novi.


“Kee kee kenal mass” jawab novi terbata-bata.


“Oh temennya novi toh hehe” ucap pak trisno dengan senyum genitnya.


“Kenapa liat-liat ini terus?” ucap beliau seraya menggenggam kontolnya,


“Pengen disodok sampai kelojotan seperti temanmu yang lonte itu?” ucapnya seraya menunjuk novi yang bersender di wastafel, kulihat novi tertunduk malu.


“Aih!!” pekikku karena dengan kasar mas riki menarikku dan memelukku dengan kasar,


“Mas lepasin ika mas! Dia gak salah apa-apa!” ucap novi yang berusaha melepaskan dekapan mas riki pada tubuhku, “Plak!” sebuah tamparan keras mendarat di pipi manis novi.


“Heh lonte! Diam kau! Duduk dan nikmatin saja pertunjukkan ini!” bentak mas riki.


Aku terus berusaha menggeliat untuk terlepas dari dekapan mas riki.


“Gak ada salah temanmu ini! Ada dong! Dia dengan lancang menonton gratis permainan cinta kita!! Haha” ucap mas riki ke novi yang terduduk sesenggukan di lantai.


“Mas plis jangan sakitin teman novi mass” ucap novi sesenggukan.


“Jangan main kasar dong!” ucap pak trisno menolak tubuh mas riki supaya melepaskan dekapannya pada tubuhku,


“Kita masih butuh memek si novi, kamu mau kita gak dapat kepuasan lagi hah!!” bentak pak trisno ke mas riki. Mas riki hanya terdiam. Kini aku jatuh ke pelukan pak trisno dengan posisi aku dipeluknya berhadapan dan melengket erat di dadanya yang membidang serta kontolnya yang tegang berada tepat di depan memekku yang kurasakan mulai becek.


“Kamu nurut aja yaa…pasti kami kasih kepuasan” ucapnya pelan.


Aku membuang mukaku tak ingin menatapnya. Tangan kanan beliau dengan kasar masuk ke dalam rok hitamku dan menurunkan cd ku, tangannya lalu meraba dan mengeluarmasukkan jarinya ke dalam memekku, “Ohh dah becek ya dek, pasti karena ngeliat kontol bapak kan? Hehe” ucapnya genit.


Jari-jarinya bergantian keluar masuk mengocok memekku, sementara tangannya yang satu lagi sibuk membuka kancing baju batikku dan dengan sigap menaikkan braku, jilatan demi jilatan kuterima pada pentil toketku, lalu ia mengemut toketku bergantian kanan dan kiri.


“Akkhh masss” terdengar desahan novi di belakangku,


kumenoleh kebelakang ternyata novi dengan posisi menunduk dengan kedua tangannya bertumpu di wastafel sedang disodok oleh mas riki.



“Nih terima hukuman dari masss ugghh” desah mas riki.


“Udah cukup becek ya dek ika, mari kita kayak mereka sekarang” ucap pak trisno menuntunku untuk berposisi menunduk sama seperti novi,


terasa sebuah kontol hangat menyeruak di sela-sela pantatku mencari bibir memekku,


“Pantatnya keset banget dek ika” ucap pak trisno.


Kurasakan palkon pak trisno sudah berada tepat di depan bibir memekku, dan dengan kasar ia hentakkan kontol jumbonya itu ke memekku.


“Akkhh pakk” desahku menerima sodokan pertama kontol pak trisno.


Liang memekku terasa terisi penuh oleh kontol pak trisno yang memiliki panjang sama dengan kontol boby namun jauh lebih gemuk dan berurat ini. Pak trisno mulai memaju mundurkan pinggulnya dan kontolnya mulai menggaruk dinding memekku,


“Akkh pakk…entotin ika..puasin ika” aku tak malu lagi mendesah di depan mereka semua.


“Ugghh gimana memeknya adek itu pak?” Tanya mas riki ke pak trisno.


“Ahhh gak serapet punya dek novi, tapi cukuplah” jawab pak trisno yang masih asik menggenjot memekku.


“Udah biasa ngelonte ya dek?” Tanya pak trisno seraya meremas kedua toketku, aku hanya mengangguk pelan.


“Dia biasa jadi pereknya kepsek kami! Akhh masss” ucap novi dengan lantangnya. Aku melirik sinis ke arah novi yang tersenyum licik.


“Oo budak seks rupanya dek ika ini, pantes memeknya udah gak peret” ucap pak trisno mempercepat sodokannya di memekku.


“Akhh pak saya sampai pak” desahku disertai semburan cairan cintaku.


“Bener-bener perek kepsek ya, baru dientot bentar udah orgasme aja haha” ledek pak trisno seraya meremas pantatku.


Ia lalu melepaskan kontolnya dari memekku dan memposisikan kontolnya di bibir anusku. Aku menoleh menatapnya dengan tatapan iba, namun ia paksakan kontolnya melesak masuk ke anusku,


“Akkh” teriakku,


saat setengah kontolnya masuk, ia tak melakukan apa-apa dan berkata


“Pantes gak menahan saya untuk nusuk boolnya ternyata memang dah longgar punyamu ini dua-duanya” seraya meremas pantatku.


Ia lalu mencabut kontolnya dari anusku dan kembali menyodokkannya ke memekku.


“Jadi gak doyan bool ni anak, lebih longgar daripada memeknya habisan” ucap pak trisno ke mas riki.


“Biasa masuk 2 kontol ya dek boolmu haha” ucap mas riki kepadaku.


Tak berselang berapa lama, pak trisno melepaskan kontolnya entah apa maksudnya begitu juga dengan mas riki, kulihat mereka bertukar posisi, pak trisno mengambil alih novi sementara mas riki memposisikan kontolnya untuk menggenjotku. Saat kontolnya masuk ia berkata


“Ahh pak trisno! Selalu deh tiap bapak habis nyodok, memek dedek-dedek gemes gini melonggar dan ini longgar banget!”.


“Haha mamam tu memek perek kepsek” ucap pak trisno yang menggempur memek novi.


“Akkhh aaahhh pak trisno…novi sampai” desahan novi memenuhi ruang toilet ini.


“Ahh dek novi dah keluar lagi, barengan dong biar jadi anak kita nanti” ucap pak trisno seraya meremas toket novi.


“Ahh ahhh” aku masih mendesah menikmati sodokan dari kontol kecil mas riki ini.


“Gak peret gak peret dah yang penting bisa ngebuang inih!” ucap mas riki seraya mempercepat sodokannya terasa kontolnya mulai berdenyut pertanda ia akan orgasme,


“Masss masss jangan di dalam masss!!” teriakku seraya mendorong-dorong mas riki, dan akhirnya terpaksa aku main kasar yaitu menendang lutut mas riki bergantian, melihatku memberontak, pak trisno mendekapku.


Kulihat mas riki mengurut-ngurut lututnya, dan melihatku dengan tatapan kejam, ia berusaha berdiri walaupun tertatih, tubuhku yang dibekap erat pak trisno tak dapat melakukan apa-apa selain menggeliat minta dilepaskan.


“Selesaikan saja adek satu ini mas!” perintah pak trisno seraya meremas keras toketku.


Mas riki memasukkan kembali kontolnya dan menggenjot keras memekku, dengan tubuh yang didekap oleh dua pria seperti ini aku hanya bisa pasrah menghadapi keadaan,


“Nih terima pejuku..mampus hamil dah lu!!!” teriak mas riki disertai hentakan keras dan kontolnya menancap dalam memekku,


“Croott..croott” terasa 3 semburan peju mas riki menghangatkan liang memekku.


“Akhh tidak!!” teriakku seraya menggerak-gerakkan pinggulku berharap mereka berdua melepaskanku, namun ternyata itu sia-sia saja.


Kurasakan kontol mas riki mulai melemas, dan ia tarik keluar memekku terlihat cairan putih kental mengalir deras dari memekku.


“Habisi dia pak” ucap mas riki ke pak trisno sembari menyender dan terduduk di lantai.


Mendengar arahan itu, pak trisno menaikkan tubuh lemasku untuk duduk di atas wastafel, dan ia arahkan palkonnya ke bibir memekku yang telah basah dengan peju mas riki. Slot Online Terbaik


“Auhh” desah kecilku menerima sodokan kontol pak trisno.


Tatapanku kosong menatap wajah mesum pak trisno yang tengah asik menggenjot memekku, dan lagi-lagi sensasi yang sama kembali menyadarkanku, terasa kontol pak trisno berdenyut-denyut di setiap sodokannya, namun tubuhku tidak memiliki energi sama sekali untuk mendorong tubuh gagah pak trisno ini. Beliau menyodok keras dan dalam satu kali hentakan terasa sangat sesak kontolnya memenuhi liang memekku,


“Croott crooott crooott” ada sekitar 5 semburan peju pak trisno menghangatkan liang vaginaku.


Tak berselang berapa menit, beliau menarik keluar kontol beliau dari memekku, terlihat peju beliau yang bercampur dengan sisa peju mas riki meluber keluar dan membasahi rok hitamku. Aku tersandar lemas di cermin wastafel meratapi nasibku.


“Cekrek cekrek” terdengar suara kamera, saat kubuka mataku ternyata novi tengah mengambil foto diriku yang mengangkang di wastafel dengan memek berlumuran peju. Tersungging senyum licik dari bibir novi.


Tak berapa lama setelah itu, novi kembali di gangbang oleh mas riki dan pak trisno, desahan demi desahan novi memenuhi ruang toilet ini. Aku benar-benar lemas dan pasrah serta sedih menyadari bahwa kini aku hanyalah seorang perempuan dengan memek yang tak lagi diidamkan oleh para pria bahkan mungkin oleh suamiku kelak. Aku memejamkan mataku untuk beristirahat sejenak, detik demi detik tak terasa sudah sekitar 3 jam aku tertidur mengangkang di atas wastafel toilet pria ini. Kurasakan memekku sedikit lembab, dan kulihat terdapat sepucuk kertas disamping tubuhku. Yang tertulis:


Ika : III


Aku bingung dengan tulisan itu, lalu aku meraba memekku dan terasa cairan kental hangat keluar perlahan dari dalam memekku, dari aromanya kumenyadari bahwa itu peju.


“Jangan-jangan!” teriakku dalam hati.


Pikiranku mulai melayang kemana-mana aku berasumsi bahwa selama aku tertidur bahwa ada sekitar 3 pria yang memakai memekku dan membuang peju mereka di memekku. Dan kembali aku larut dalam kesedihan, menyadari bahwa betapa menyedihkannya diriku yang telah ‘dihamili’ setidaknya oleh 5 pria dalam satu hari ini, muncul sebuah tekad dari lubuk hati yang paling dalam bahwa aku harus berubah dan meninggalkan dunia syahwat ini segera agar nantinya suamiku kelak dapat menerimaku tanpa mengetahui masa kelamku


Bersambung

Cerita Sex Dewasa Skandal Di Sekolah S2

Cerita Bispak Nada4D - Cerita Sex Nisa yang Sexy, Perkenalkan namaku Faiz aku sekarang berkuliah di salah satu universitas ternama di ibukota. Aku adalah tipe orang yang mudah horny jika melihat wanita cantik yang ada disekeliling. Beberapa wanita sudah pernah aku setubuhi. Kali ini aku akan menceritakan kisah persetubuhanku dengan teman sekelas ku bernama Nisa atau biasa dipanggil Ica.


Cerita Sex Nisa yang Sexy

Ica berumur 21 tahun,sama dengan umurku. Sejak awal aku masuk di kelas perkuliahan ada banyak wanita cantik di kelasku. Namun dari sekian banyak wanita tersebut. Ica lah yang menurutku paling menarik. Menarik karena dia berjilbab dan aku piker diantara wanita di kelasku dialah yang mempunyai ukuran payudara yang paling besar mungkin sekitar 34 B. Untuk sejak awal pula aku mentargetkan dan bertekad untuk menikmati payudaranya suatu saat nanti.

Sejak awal masuk kuliah pula aku rela berkorban untuk mengantar dia pulang. Walaupun rumahku dengan rumahnya sangat jauh sekitar 2 jam perjalanan. Tapi, demi bias mewujudkan tekadku aku rela melakukan itu.


Aku : Ca,rumah lu dimana ? mau gue antar ga sampe rumah lu?

Ica : Wah, apa ga ngerepotin lu iz,rumah lu kan di Bekasi. Gue di Kebon Jeruk

Aku : Ya gak papa lah, kalo yang gue bonceng cewek secantik lu sih mau sampe bogor juga gue jabanin ca. hehe

Ica : Ah,lo bisa aja. Yaudah deh gue numpang lu aja daripada kena macet di jalan.

Aku : Ok,mantap yuk ah neng kita jalan.


Sejak saat itulah aku rajin mengantar dia pulang. Seringkali aku suka horny sendiri ketika sedang membonceng dia. Tas yang dia pakai kebetulan aku suruh taruh di bagian depan motorku. Jadi selama diperjalan aku bisa menikmati gumpalan daging empuk kepunyaannya. penisku selalu tegang tiap kali payudaranya menyatu dengan punggungku. Ditambah aku menyuruh tangannya berpegangan dengan tubuhku. Ya,mungkin ini yang dimaksud rezeki. Agen Slot Online Terbaik


Suatu hari ketika aku mengantar sampai di depan rumahnya. Aku bertanya pada dia Situs Poker Online


Faiz : Ca,rumah lu sepi banget. Lagi ga ada orang ya?

Ica : Iya iz,keluarga gue lagi pada ke Bandung lagi ada acara keluarga. Emang kenapa lo mau nemenin gue di rumah biar ga kesepian?

Faiz : Wah boleh tuh, pasti seru bisa nemenin gadis secantik elu di rumahnya.

Ica : Ah lu iz kebanyakan gombal deh. Yaudah yuk masuk anggap aja rumah sendiri.

Faiz : Oke. Gue parkrr motor dulu ya. Lu masuk aja duluan nanti gue nyusul.

Ica : Oke,gue bikin minuman dulu ya,lo nanti tinggal duduk di ruang tamu aja.


Sesampainya aku di ruang tamu aku melihat sosok Ica yang masih memakai kerudung namun kini sudah berganti dengan memakai baju lebih seksi dan membuat kontolku makin menegang melihatnya.


Ica : Nih iz gue udah buatin sirup lo pasti haus kan abis boncengin gue sampe sini terus belum lagi lo harus pulang ke rumah lo.

Faiz : Wah lo tau aja klo gue haus.

Ica : Iyadoong gue gitu.

Faiz : Ca,tadi ingetkan Pak Supri kasih tugas ke kita. Gimana klo kita ngerjain bareng sekarang. Mumpung lagi sepi nih ga ada yang ganggu kan enak ngerjainnya.

Ica : Enak apanya nih? Wah awas aja lu Iz klo lo macem macem sama gue. Gini gini gue masih perawan looh (sambil menantang)

Faiz : Ah,yang bener? Ya deh gue iyain aja daripada lo nangis ntar

Ica : haha bisa aja,bentar gue ke kamar dulu ambil tas.


Ketika dia beranjak ke kamarnya akupun mulai mengatur siasat untuk dapat menikmati siasat untuk bisa mulai merasakan tubuhnya. Dan tak lama ica turun membawa setumpuk kertas.


Ica : Nih iz yuk kita kerjaiin.

Faiz : Yuuk

aulia jilbab montok (3)


Di saat kita mulai mengerjakan soal tangankupun mulai beraksi mula mula aku merangkul bahu tangannya. Kemudian ketika obrolan makin seru dan lancer akupun mulai meraba raba punggungnya,pinggulnya,pantatnya,dan kepalanya.

Hingga aku memberanikan diri untuk menatap wajahnya.


Faiz : Ca, akhirnya kita selesai juga ya ngerjainnya.

Icha : Iya iz (sambil tersenyum)


Mulailah aku mendekatkan wajahku ke wajahnya dan disaat itu pula aku mulai mengecup bibirnya “Sluuurp” dengan hentakan nafas yang menggelora akupun mulai mencumbu bibirnya. Ica pun hanya bisa pasrah mengimbangi irama bibirnya dengan bibirku. “Cup cup” “ah hmm ah” begitulah suara ketika kami sedange bercumbu dan suara ica yang sedikit meracau menikmati percumbuan kita. Cukup lama kita bercumbu mungkin sekitar 3 menit. Lalu Ica pun tersadar.


Ica : Eh iz, elu apaan sih cium cium gue. Kita kan bukan siapa siapa Cuma temen kok lo berani banget nyium gue.

Faiz : Oh jadi klo bukan temen boleh gitu ?

Ica : Hmm boleh dong tapi ya lo harus jadi pacar gue (nantang)

Faiz : Jadi pacar lo? Boleh deh gue juga mau kok jadi pacar dari wanita secantik lo Ca.

Ica : hehe bisa aja. Jadi ?

Faiz : Jadi kita sekarang pacaran ya. Dan gue bisa dong nyium lo lagi. Hehe

Ica : Haha elo nafsu banget kayaknya ama gue. Ya udah bolehdeh tapi jangan ditempat rame ya ditempat sepi aja ga enak klo di liat orang.

Faiz : Oke deh sayang. (sambil senyum horny)

Ica : Oh ya Iz udah sore nih lo pulang gih ntar dicariin keluarga lo lagi.

Faiz : Iya nih bisa jam sampe jam berapa klo gue belom pulang. Oke gue pulang ya. Oh ya besok kan weekend kita jalan jalan yuk kemana gitu.

aulia jilbab montok (5)

Ica : Boleh kita ke TMII aja. Gue suka aja sama tempat itu ga terlalu rame soalnya.

Faiz : Oke. Tapi klo weekend mah pasti rame

Ica : Ya kita nyari tempat yang sepi dooong.

Faiz : Oke (sambil menyalakan motor dan akupun pergi)


Keesokan harinya aku sudah sampai di tempat dimana kita janjian sambil melihat handphone ku.


Faiz : Sayang kamu udah sampai mana?

Ica : Ini nih udah sampe tuh aku bisa kok liat kamu . Aku pake baju merah yang lagi dadah dadah.

Faiz : Oh iya itu ya oke.


Setelah kita bertemu Situs Poker Online


Ica : Kita mau kemana dulu nih ? gimana klo naik kereta gantung habis itu nonton keong mas.

Faiz : Boleh boleh yuk ah kita kesana. (dia tau aja tempat sepi yang bisa buat gue leluasa grepe grepein dia)

Sesampainya kita di wahana skylift pun aku masuk dan ica masuk kita menaiki kereta gantung berwarna hijau.

Ica : Assiiiik udah jalan nih Iz bisa deh kita liat pemandangan dari atas.

Faiz : hehe iya sayang. Bisa deh aku mesra mesraan sama kamu. (sambil mencubit pipinya)

Ica : Ah kamu bisa ajaa yailah aku juga sengaja kali naik begini biar bisa berduaan sama kamu.


Seketika aku mulai memegang kedua tangannya kemudian mencium tangannya dan setelah itu aku beralih ke wajahnya sambil tanganku mulai mendekati payudaranya. “Cup” aku mencium keningnya lalu ke pipinya dan tibalah ke bibirnya. Uh uh iz enaaak (racau ica) iya sayang nikmatin ya “Sluurp slurp”. Lidah kita pun saling beradu cukup lama kemudian tanganku mulai bergerak memeluknya dan tangan kanan ku mulai memberanikan diri merasakan payudara kiri nya.


Ica : “Ah,pegang aja iz toket gue enak iz.”

Faiz : Kamu tiduran ya sayang. Biar aku leluasa.


Kemudian ica pun tertidur. Sambil memejamkan matanya dia mulai menikmati setiap kecupan dari aku dan senturan jari jemariku yang memaikan payudayaranya meski dengan posisi baju yang masih terpakai.


Ica : iz klo lo mau buka baju gue,buka aja.

Faiz : oke


Seketika aku membuka bajunya sampai lehernya untuk kemudian bisa mengulum toketnya. Dan kubukan BHnya kemudian aku masukan kedalam tas ku. Ketika aku melihat sepasang gunung kembar ada di depan ku. Aku pun terpana dengan 2 guunung kembar yang berukuran cukup besar dengan puncaknya yang berwarna coklat. Langsung saja aku bagai orang kesetanan. Aku menyergap toketnya dengan serakah aku kulum kanan dan kiri aku remas dengan kencang keduanya dan aku pun menjilati kedua toketnya. Ica pun hanya bisa terhentak dan meracau terus menerus.


Ica : iiiiiizz enak banget geliiii ah.


Aku pun terus focus menikmati toketnya yang mulai mengeras sambil seluruh bagian toketnya memenuhi mulutku.

Kemudian aku menyuruhnya bangkit kembali sambil membelakangi badanku.


Faiz : Sayang kamu duduk lagi ya tapi belakangin aku. Aku pengen remes dari belakang.


Icapun langsung bangkit dan menuruti perintah aku


Dengan muka yang memerah dan pasrah Wajahnya pun mulai bersender dengan kepalaku.

Akupun mulai mengecup lehernya sampai benar benar merah. Dan tangankupun mulai meremas remas payudaranya dengan ganas.


Hemm hemm uuuuh uuuh (racau Ica)


Faiz : Sayang kereta kita udah mau sampe tuh. Udahan yuk

Ica :Iya udahan aku rapihin baju aku ya. Eh BH aku tadi di tas kamu ya? Iih nakal kamu. Sini BH aku.

Faiz : Hehe tadi itu ribet mau ditaro mana tuh BH jadi aku taro aja deh di tas aku.

Ica : (tersenyum)

Faiz : Tapi kayaknya BH nya ga usah dipake aja deh yang,biar pas lagi di keong mas aku bisa grepe grepe lagi

Ica: kamu ih nafsu banget yaudah deh aku simpen di tas aku aja.


Lalu kitapun turun. Dengan kondisi leher Ica yang memerah hasil dikecup aku beberapa kali selama di kereta gantung. Lalu kita bergegas menuju keong mas. Sampainya di dalam akupun memilih tempat duduk paling atas

Ica agaknya mengerti kenapa aku memilih posisi duduk disini. Diapun duduk di bangku paling pojok sedang aku disamping kirinya.


Selama film berlangsung praktis aku tidak banyak melihat filmnya lebih banyak berkonsentrasi memainkan payudaranya Ica. Aku merangkul bahunya lalu pelan pelan tanganku menelusup lewat bawah bajunya dan mulailah aku meremas remas. Icapun mulai terangsang tapi dia sadar bahwa ini bukan saatnya untuk mendesah keras karena kondisi di sekeliling banyak orang. Maka dia hanya melepaskan nafas nafasnya dengan pelan sambil menonton film nya.


Setelah selesai kita berdua pun keluar sambil Ica berbisik padaku.


Ica : Kamu tuh tadi nakal banget sih berani banget megang toket aku. Kalau ketauankan bisa berabe.

Faiz : Iiih gpp tau aku soalnya tadi masih agak nafsu liat kamu jadi ga bisa ditahan deh. Hehe.


Kemudian akupun pulang dengannya. Namun karena aku ada kesibukan lain aku hanya mengantarkannya sampai transjakarta.

Keesokan harinya ketika hari kuliah. Akupun ingin merasakan sensasi bercinta di kamar mandi. Berbada dengan hari hari sebelumnya kini aku duduk berdampingan dengan Ica ketika di kelas. Aku pun berbisik ke Ica


Faiz : Ca,ntaar pulang sorean ya aku pengen main di kelas ini

Ica : apa nanti ga ketauan orang kalau kita main disini?

Faiz : Ya tenang aja aku yakin ga akan ketauan.


Seiring waktu berjalan Kuliah pun selesai pada siang hari menjelang sore. Satupersatu teman teman kami di kelas mulai keluar hingga akhirnya tinggal tersisa aku dan Ica.


Faiz : Sayang,udah sepi nih kita mulai yuk.

Ica : Yuk ah.


Aku pun langsung mengkunci pintu kelas dan mematikan lampu kelas. Dan tak lupa menyingkirkan bangku sampai ada tempat kosong untuk kita bisa beraksi di kelas. Aku pun mulai memeluknya dengan erat kemudian dengan senyumnya Icapun mulai menyergap bibirku dengan halus.


Sluur slurp hmmm hmm aku mulai menikmati bibir nya dan menikmati setiap gerakan gerakan lidahnya hingga iya terpejam menikmati peraduan ini. Kemudian akupun menidurkannya di lantai dengan mengangkat kedua kakinya, aku mulai membuka kedua roknya dan tinggal tersisa celana dalamnya saja. Aku mulai dengan menjilati jari jemari kakinya kemudian jilatanku naik dari betis hingga pahanya. Ica terlihat sangat menggelinjang kegelian. Lalu aku putuskan mengambil sapu tangan untuk kemudian dipasangkan di mulutnya supaya ketika dia meracau tidak terdengar sampai luar.


Aku kembali focus menjilati pahanya yang putih mulus dan tibalah di bagian vitalnya. Aku kini melepaskan celana dalamnya dan makin melebarkan kedua kakinya hingga kepala ku leluasa untuk menjilati vaginanya. Aku mulai menjulurkan lidahku pelan pelan sesekali aku melihat ekspresi ica yang merem melek menikati setiap rangsanganku. Huuummmph huuummh (seloroh aku menikmati indahnya vagina ica) wangi vaginanya pun harum . Sepertinya dia rajin merawat sisi vitalnya.


Setelah puas dan bosan menikmati vaginanya aku pun mulai menaikan jilatanku kearah perutnya dengan bantuan kedua tanganku aku mulai menaikan bajunya sambil menjilati bagian perutnya hingga sampai pada belahan toketnya. Aku lepaskan BH nya dan mulailah aku menikmati belahan dadanya. Aku jilat jilat kesuluruhan toketnya dan ica pun seperti biasa hanya meracau saja. Emmmh emmh (racau ica dengan mulut terhalang sapu tanganku) aku menikmati lenguhan demi lenguhan ica ketika aku menjilati dan meremas payudaranya juga ketika aku menciumi kembali tenguh lehernya dan hingga berakhir pada ciuman mesra antara aku dengannya.


Cukup lama kita beraksi namun aku memang belum punya nyali untuk memasukkan kontolku ke dalam vaginanya. Mungkin suatu saat nanti aku bisa melakukan itu dengannya.


Namun tidak butuh waktu lama untuk akhirnya aku memberanikan diri mengeksekusi ica, saat seluruh anggota keluargaku pergi ke luar kota dalam waktu lama aku mengajak ica untuk menginap di rumah ku,


Faiz : sayang,kamu mau ga main ke rumah aku? Aku kesepian nih di rumah Cuma sendirian

Ica : Oh ya? Emang pada kemana penghuninya ?

Faiz : Ya biasalah ada urusan keluarga yg mendesak jadi harus ke luar kota, aku sebenernya diajak Cuma aku alesan aja mau focus uas jadi aku dibolehin deh di rumah sendirian. Ga sendirian sih klo ada kamu yang nemenin aku.. hehe

Ica : hmm gitu ya… yaudah aku ke rumah kamu deh, tapi besok aja ya ga bisa sekarang…

Faiz : oke ya gpp aku kan bisa ngehias hias kamar dulu biar suasananya romantic..

Ica : Iiiiih kamu pasti nafsuan lagi sama aku… tapi aku ga mau ya main sama kamu klo nanti ketauan sama tetangga

Faiz : gak kok , ga bakalan ketauan rumah ku agak jauh dari rumah lainnya, kamu mau mendesah apa juga ga bakalan kedengeran..

Ica : kamu tau aja klo aku mendesah desah..

Faiz : tau dong kita kan udah biasa main, pokoknya aku bakalan ngeragain yang lebih hot lagi deh dari yang kemarin kemarin….

Ica : serius ? waaah pasti seru tuh…. Oke see u tomorrow ya sayang


Keesokan harinyaa.. aku bangun pagi untuk kemudian berdandan rapih menghampiri rumah Ica,,, sesampainya disana aku melihat dirinya tampil lebih seksi dengan baju dan celana yang lebih ketat dari yang biasanya dia pakai.


Faiz : sayang kamu cantik dan seksi banget hari ini

Ica : iya aku begini demi kamu nih.. hehe

Faiz : yaudah yuk jalan….


Akhirnya kita berduapun jalan menuju rumah aku… waktu masih pagi menjelang siang ketika jalanan ibukota masih terlihat lengang.. waktu yang tepat untuk aku bisa menikmati indahnya hari ini bersama kekasih ku.

Butuh waktu sekitar 1 jam untuk bisa sampai rumahku dari rumah ica.


Aku sengaja memilih jalan belakang rumahku agar tidak ada yang curiga dengan kami. Segera aku membuka gembok dan gerbang rumahku lalu memakirkan sepeda motorku. Dan ica melepas helm yang dipakainya.

Kami melangkah menuju pintu rumah dan aku membuka pintunya. Setelah pintu terbuka aku menyalakan kipas angin untuk melepas lelah ku sementara. Sementara Ica sibuk melihat lihat seisi rumahku.


Faiz : Kamu santai aja dulu liat liat isi rumah aku atau nonton tv juga boleh

Ica : Iya,iya kamu pasti capek ya boncengin aku jauh jauh. Mau aku pijitin ?

Faiz : Boleh banget sekalian burung ku dipijitin

Ica : Idiiiih mau banget itunya dipijitin (sambil nyubit)

Faiz : mau doooong 😛

Ica : Yaudah sini aku pijitin punya kamu


Dengan cepat Ica segera membuka resleting celanaku dan melorotkan punyaku. Kemudian dia mulai mengocok ngocok punyaku.


Ica : Gimana enak kan pijitannya ? (sambil mengocok punya aku)

Faiz : aaah iya yank enak banget, coba deh kamu isep punya aku sekalian

Ica : Oke


Icapun langsung menancapkan kontolku ke dalam mulutnya sambil dengan gerakan kepalanya yang naik turun mengulum kontolku, sementara aku hanya bisa mendesah “mmmh” sembari melepas satu persatu kancing bajuku kemudian kaosku dan selanjutnya aku buang jauh jauh untuk kemudian berdiri sambil membuka kerudungan ica dan menjambak jambak rambutnya. (saking tidak tahannya merasakan sensasi kuluman dari pacarku ini)


Faiz : Sayyaaaank aku mau keluaaarrr Situs Poker Online


Crroooot crooot cairan mani ku keluar dan tertelan oleh Ica


Ica : Idiiiih ke telen nih yank, aduuuh rasanya kok asin yaaaa

Faiz : iya dong rasanya asin namanya juga Peju….


Langsung saja aku mengangkat kedua tangannya untuk kemudian saling berciuman satu sama lain. Dengan nafas yang membara antara aku dan dia kita seperti sepasang kekasih yang sedang kesetanan menikmati nafsu birahi masing masing. Aku berciuman sangat mesra sekali posisi bibir kami bergerak ke kanan dan ke kiri sesekali melepas ciuman kemudian saling menatap penuh nafsu dan kembali berciuman kembali.


Sementara kedua tanganku bergerilya melepas pakaiannya hingga BHnya dan setelah itu aku melepas celana jeansnya hingga tersisa celana dalam saja yang dipakai Ica…..

Ciuman ku pun naik menuju kupingnya kemudian menikmati lehernya dengan puas bagai drakula yang ini menghisap darah mangsanya….. Sementara kedua tangan Ica dengan eratnya memegang punggungku sambil memejamkan mata dan mendesah penuh nafsu…. Aku menurunkan posisi kepala ku menuju kedua toketnya…. Ketika aku merasakan hangat dan kenyalnya toket ica aku merasa ada yang berubah dari Ica….


Faiz : sayank toket kamu kayaknya makin gede ya??? Wah ini sih bukan 34B lagi tapi udah 34C

Ica : Masa sih? Gimana caranya kamu tau?

Faiz : ga tau ya,, pas awal aku ngemut punya kamu kan ga sekenyel dan segede ini sekarang udah tambah gede dan kenyel nikmaaat…. Aku lanjuuuut yaaaa

Aku melanjutkan hisapanku… bagai bayi besar yang sangat membutuhkan ASI dari Ibunya begitulah aku menikmati toketnya Ica…… Sementara Ica makin tidak bisa menahan nafasnya dan terus menerus mendesah tidak karuaaaan….

Ica : aaaaah mmmmmhh uuuuuh


Aku pun menurunkan posisiku dengan melepaskan celana dalamnya…… dan mulai menjilati vaginanya…. Ica semakin beringas… .ketika aku menjilati miss V nya dia menjambak rambut aku berkali kali…. Aku menikmati momen ini dan terus menerus menjilati vaginanya hingga keluar cairan dari daerah kewanitaannya… aku jilat jilat sampai akhirnya vaginanya bersih kembaliiii…. Mmmh sungguh momen yang sulit dilupakan….


Kemudian aku membalikkan badannya dan menyuuruh dia menungging menghadap tembook…. Aku lesakkkan pelor ku ke dalam pantatnya…. “pokk poook poook” begitulah kira kira bunyinyaaa…. Ica semakin beringas saja teriakannya… maka aku putuskan untuk menyalakan tv dengan volume yang keras supaya desahannya tidak terdengar tetangga dekat rumahkuuu…


Ica : aaaaaaaah aaaaah aaaah


Aku menyenderkan punggungnya ke dalam dada ku sembari masih menancapkan kontolku ke pantatnya sementara kedua tanganku meremas remas payudaranya dan mulutku menciumi lehernya kanan dan kiri kemudian aku kembali menunggingkannnya kembaliii sampai cairan maniku kembali keluar menyemprotkannya ke dalam pantat Ica….


Faiz : (pok pok pok) aaaaah sayang aku mau keluar niiih aaah aaah aaah mmmhhh

Ica : aaah aaaaaah


Ica sedikit terkulai lemas.. langsung saja aku membopongnya menuju kamar pribadiku membiarkannya istirahat sejenak untuk kemudian bermain kembali.. aku beranjak ke dapur menuju ke disepenser air putih untuk kembali mengisi bahan bakar maniku… tidak kurang dari 5 gelas aku minum… supaya maniku bisa kembali terisi untuk menikmati permainan ini…. Agen Slot Online Terpercaya


Aku kembali beranjak ke kamar… dan melihat ica terkulai setengah tiduur….


Kemudian aku membalikan badannya untuk menciumi seluruh bagian tubuhnya dari mulai rambuuut kemudian kuping,leher dan punggung belakangnya sampai kepada betisnya…..


Faiz : Sayang aku mau sodok kamu lagi nih,kamu madep depan yaaa

Ica : Iya,aku agak lemes nih ga bisa ngimbangin permainan kamu…. (sambil tersenyum)


Aku pun segera membalikkan badannya dan mengangkat kedua kakinya untuk kemudian memasukkan kontolku ke dalam vaginanya…. Percobaan pertama gagal… kemudian aku menyuruhnya membimbing punya ku untuk dapat masuk ke dalam liang vaginanya…


Faiz : Sayang,tangan kamu tuntun punya ku yaaaa masukin nih susah banget

Ica : (langsung menyergap dan perlahan lahan memasukkan kontalku)

Dan akhirnya masuk…. Aku pun menghentakkkan sodokan pertama ku dan membuat Ica berteriak

Ica : aaaaah sakiiiiit

Faiz : tenang aja sayaaang nanti juga lama lama enak kok.


Aku kembali menyodok berpuluh puluh kali dan ica pun hanya bisa mendesah berteriak teriak menggelengkan kepalanya ke kanan dan ke kiri sambil memejamkan matanya menahan rasa sakit dan rasa nikmaaat…..


“Pok pok pok” (suara sodokkan ku)


Aaaaah aaaaaah (racau Ica berkali kali)


Dan akhirnya blesssss maniku kembali keluar sebagian aku alirkan ke dalam sebagain aku muncratkan kea rah perutnya…..

Ica semakin lemas…. Kemudian aku memberinya kecupan kecil kea rah bibirnyaaaa.


Faiz : “Cup” , gimana sayang enak kan ?

Ica : Iya iz aku capek nih tapi masih mau lanjut….


Hayuuuk lanjut sekarang kamu yang diatas yaaaah

Dan akupun kini yang tiduraaaan dan Ica menaiki kontolku untuk kemudian dimasukkan ke Vaginanya….


“bleeees” “Pok Pok Pok”

“aaaaaha aaaaaahhhha sakit aduuuh aaaaah”


Ica semakin menggila….. aku menundukkan pala Ica untuk kemudian menghisap kedua payudaranya dan mencium bibirnya … Icapun kini dalam posisi santai memeluk aku dengan posisi tengkurap sementara dadaku merasakan kekenyalan toketnya….


Ica : Iz aku mau keluuuuaarrr . Situs Poker Online


Dan tak lama ica mengeluarkan cairannya kembali…


Aku kini membangkitkannya kembali dari tempat tidur untuk kemudian menyandarkannya ke pintu kamarku….

Aku mengangkat kaki kirinya ke atas bahu ku dan memasukkan kontol ku ke dalam lubang vaginaanyaa….


Faiz : Sayaaang maaf ya kakinya aku angkat…tahan ya ini lebih sakit dan lebih asiiik

Ica : (kedua tangannya melingkat diatas leherku)


Dan akupun mulai memasukkkan kontolku ke vaginanya yang sudah licin dengan lancarrrr “bleeesss” mulailah aku menyodok nyodok vaginanya dengan cepat… Ica hanya bisa mendesah meringis kesakitan menjambak dan menggigit bahu ku….


Sementara aku juga tak mau kalah ikut mendesah sama sepertinyaaa….


“aaha aaaah aku mau keluar lagi Ca’’ dan akhirnya cairan itupun keluar……


Tak terasa sudah cukup lama kita bermain dan Icapun tampaknya sudah kelelahan menikmati permainan ini….. Kitapun sama sama merapihkan dan memakai baju masing masing untuk kemudian mengantarkan Ica pulang kembali ke rumahnya….

Cerita Sex Nisa yang Sexy

Cerita Bispak Nada4D - Cerita Sex Sales Properti yang Gagah, Perkenalkan namaku Andi, saat ini aku bekerja di salah satu pengembang perumahan ibukota . Karena

tugasku banyak berhubungan dengan transaksi akad kredit perumahan jadi aku lebih banyak di tugaskan

stay di salah satu bank yang mengurusi transaksi perumahanku.


Aku hanya ingin berbagi pengalamanku yang sulit untuk dilupakan he..he..he…

Seperti biasa setiap hari senin setelah kami melakukan rapat, saya langsung meluncur ke salah satu

bank yang biasa kami lakukan transaksi akad kredit, dan hampir semua pengembang yang melakukan

transsaksi akad kredit di bank tersebut selalu menempatkan orangnya seperti saya . sampai sampai

diantara kami sudah saling kenal.

Saat kami sedang mengurus beberapa dokumen KPR saya melihat ada seorang wanita cantik dan yang sedang

duduk di bangku antrian karena saat itu tidak terlalu padat pengunjung saya mencoba mendekati wanita

itu….. dan dengan sedikit basa basi akhirnya terjadilah percakapan kami berdua. Ternyata dia pun sama

seperti aku merupakan salah satu utusan dari salah satu pengembang perumahan di daerah bekasi.

Cerita Sex Sales Properti yang Gagah

Santi namanya hidung yang mancung dengan bentuk muka yang oval serta warna kulit sawo

matang di tambah dengan Alis matanya yang tebal membuat aku betah berlama lama ngobrol sama dia. Apa

lagi saat itu dia menggunakan pakaian semacam kemeja putih yang di padu dengan renda renda sehingga

nampak jelas dadanya yang padat ber isi menonjol kedepan , dia mengenakan rok yang cukup pendek dengan

warna sedikit gelap , sehingga nampak jelas pahanya yang mulus dengan sedikit di tumbuhi bulu bulu

halus membuat mataku berkali kali mencuri pandang ………pahanya ….. Agen Slot Online Terpercaya

Jujur yang paling bikin hati ini bergetar adalah pada saat dia melirikkan matanya yang manja sambil

sedikit tersenyum …..waoow….. rasanya jantung ini terhenti kawan…..

Dari sejak pertemuan pertama itulah akhirnya kami sering ketemuan dan semakin akrab …. Dan terkadang

akupun sering membantu dia kalo mengalami kendala karena dia ternyata masih baru bekerja di bidang

ini.

Dari seringnya kami mengobrol akhirnya sayapun tahu bahwa dia ternyata seorang janda yang baru satu

tahun di tinggal suaminya dan masih belum punya anak ….

“Santi udah beres kerjaanya “ sapaanku saat itu

“udah mas, hanya tinggal menunggu satu SP3 lagi katanya sih sedang nunggu di tanda tangan kepala

cabang, itu pun kalo di ambil besok ga apa apa ko, emang kenapa mas “

“kita hang out yuuuuk “ jawabanku sekenanya ……..

“hayuuuuk’’ jawabanya mengagetkanku …….

“ cius nih ti……. “


“ Iya serius, Aku juga udah suntuk nihh pengen penyegaran… udah lama kaga pernah hang out “

Tak kusia siakan kesempatan ini dan langsung aku ambil tasku dan kunci mobilku ….dan kami berdua

langsung meluncur ke salah satu Mal yag ada di daerah kelapa gading….

Rasanya waktu itu cepat sekali berlalu …. Setelah kami keliling keliling dan melihat lihat sekeliling

mall akhirnya kamipun mencari food court untuk mengganjal perut ini yg sudah keroncongan. Sambil makan

kami terlibat lagi obrolan yg cukup mengasikann…. Dan terkadang sayapun menggoda dia ……..

”Ti …apa.ga bosan hidup sendirian terus….. apa kaga kangen sama …… “

“ hayo sama apaan ….? ” Sambil mengerlikan matannya yang manja dan sedikit tersenyummmm……

”nganu he..he..“ jawabku seenaknya ……

“ Emang mas juga kaga kangen ya …. Mas juga kan ketemu istrinya sebulan sekali he..he..he.. “

“ Iya sih ….. terkadang bête juga Ti …. Istrika tinggal di semarang, dan kami ketemunya sebulan

sekali, nasib kita sama ya ti….. xii..xii…xii..’

“ Ti … kaya nya masih siang nih… kita nonton aja yu …… “

‘Boleh mas, tapi mas yg teraktir ya ….. he..he..he ‘ ‘siap…. Jawabku

Saya tak pedulikan film apa yang kami tonton, yang ada di fikiranku aku ingin berlama lama sama

Santi…….


Pas masuk studi 21 ruangannya sudah mulai gelah pertanda film kan segra di mulai ….dan kami pun dapat

tempat duduk di barisan kedua dari belakang……

Samabil makan Pop Corn kami berdua asik menikmati film, saat aku mau ambil pop korn aku coba pegang

tangan Santi ……. Eh dia malah memgang balik tanganku dengan lebih erat, ….. sambil kubisikan

ketelinganya ……

‘ti tangannya dingin banget ……. “

“ iya mas AC nya dingin banget, bikin dong aku hangat ……….”

Tak pikir pajang lagi karena mendapat lampu hijau dari santi ….. aku semakin berani memegang dia … dan

aku coba peluk dengan melingkarkan tanganku ke bodynya …..dia malah semakin merapatkan tubuhnya ke

dadaku ……..ujung susunya yang padat nyempat bersentuhan dengan tubuhku …….aku malh semakin berani dan

semakin konak …..

Aku sudah ga pedulikan lagi apa cerita filmnya…. Aku malah lebih sibuk …. Tanganku bergerilya di

sekitar dada nya …. Aku coba kecup keningnya …… terus aku ciumin belakang tlinganya sambil tanganku

meremas remas susunya …. Dan ketika ku gesek kesekan putinganya dia sedikit menggerinjal dan sedikit

mendesah ……. Ohhhh…mas ….. terus mas …….


sambil bibirku saling berpangutan tanganku yg satunya negelus ngelus pahanya yang sedikit di tumbuhi

bulu itu … menambah kami …..semakin liar ….. waktu tak terasa begitu cepat…….tak terasa film sudah

berakhir …. Padahal kami saaat itu sedang asyik asyiknya menikmati …dan membuat nanggung .permainan

itu….. takut ketahuan penonton lain…… kami berdua buru buru merapikan pakaian kita masing masing … ….

Aku tatap muka santi … nampaknya dia merasa tanggung permainannya … mungkinn karena sudah terlalu

lamanya dia hidup sendirian he..he…..

Karena waktu sudah menunjukan hamper jam 9 malam, aku coba tawarkan sama santi untuk tinggal saja di

apartemenku …. Dan santipun mengganggukan kepala tanda setuju …..

Sampai di apartemen aku langsung mandi dulu karena tubuhku seperti sudah kaga enak, dah bau keringat ,

dan bergantian sama santi. Krna santi kaga bawa baju ganti ku berikan kaos kebtulan kaosku emang aga

tipis tipis ..maklum Jakarta panas man….. Markas Judi Online Slot

Keluar dari kamar mandi aku sedikit terbelalak melihat santi hanya peke kaos yang kupinjamkan, Nampak

sekli pucuk putingnya menonjol …. Ke atas… kerena santi tanpa pake BH lagi…….

“Gimana seger ti…. Udah mandi …..” aku pura pura kaga kaget liat dia ….

“Iya mas seger bangetttttt ….. dan rasanya pikiran lebih fressss he..he… “..

Aku duduk di sofa nonton TV …sambil mengunyah makanan ringan yang kami beli saat pulang dari nonton

tadi..

“boleh aku ikut nonton mas “ santi langsung duduk di sofa di sampingku ……

“ ya boleh lah ….. wuih Nampak cantik sekal malam ini ti “

“ah bisa aja massss “ sambil melirikan matanya yang manja membuat jantungku berdetak kencang ….

Sambil mengobrol kesana kemari aku rapatkan duduku ke sampingnya, dan diapun semakin merapatkanya. Aku

pegangin tangannya , diapun diam saja seperti pasrah …. Da aku tatap matanya, dari tatapan matanya

yang lembut seperti menyimpan kerinduan untuk di dekap karena sudah terlalu lamanya dia menjanda…….

Aku coba memeluk dia ….. dan kukecup keningnya……dia malah smakin merapatkan tubuh …….susunya yang

mulai menegang di tambah putting susunya yg sudah mulai mengeras ….beradu dan bersentuhan dengan

dadaku …… membuat jantungku berdegup semakin …. Kencang …., aku jadi semakin berani …… aku jilatin

belakang kupingnya … sambil tanganku bergerilya di sekitar susunya …aku remas …wow ww dia sedikt

mengerinjal sambil mengeluarkan lenguhan ….

“ahhhhh… nikmat mas ..terusss masss’’ terus aku jilatin pipinya dan bibirnya dia pun balas mencium

bibirku… aku permainkan lidahnyaa…. Bergantian saling melumat dan mengisap lidahnya masing…..

Di tengah pergumulan yang semakin seru aku bisikan ke telinganya …

“Sayang aku sangat menikmati saayyy luar baisa …… boleh aku buka bajumu sayang” dia mengagukan

kepalanya tanda setuju … langsung aku angkat kaosnya ke atas, aku sedikit tertegun melihat sususnya

yang indah ditambah putingnya yg kecil yang sedikit kemerehan dengan sedikit mendongak ke atas sudah

mualai mengeras menandakan diapun sudah sangat terangsang… dia balas membuka bajuku.

Aku langsung jilati lehernya …setelah aku puas menjilati sekitar leher aku terus… turun ke bawah aku

jilatin susunya sambil tanganku meremas remas susu yang sebalahnya …. Dia mulai mengerinjal gerinjal

sambil mengeluarkana suara suara indah …


”.ohh..nikmat mas….” aku terus jilatin ssusunya aku sengaja aku tidak jilatin dulu putingnya… untuk

memberikan kenikmatan yang lebih lama padanya…..

Setelah puas aku jilatin sekitar susunya … aku langsung jilatin putingnya sambil ku isap isap

putingnya …. Dia menekan kepalaku ke putingnya sambill mengeluarkan suara yang semakin merancu kaga

karuann……

“OHhhhhh …masss terus mas …. Aku dah lama tidak merasakan kenikmatan iniii Ohhhhhhh………….. ‘ setelah

puas aku jialtin susunya aku dekap tubuhnya..diapuan membalas mendekapku…susunya yang sudah menegang

ditambah putingnya yang indah semakin mengeras terasa di dadaku, aku coba gesk gesekkan tubuhku ke

putingnya dia semakin erat mendekapku …..

ohh sungguh ini kenikmatan yang luar baisa …..aku lama mendekap dia, sampai akhirnya aku bisikan ke

telinganya

“Sayang bolehkan aku bergerilya ke bagian memekmu aku smakin konak saying ….” Dia hanya tersenyum

menandakan dia setuju…

Tak kubuang kesempatan itu aku langsung membaringkannya aku buka celananya dia terlentang di depanku

tanpa selembar benagpun…. Aku langsung tindih dia di tasnya …aku dekap sambil ku jilati bibirnya,

dadanya dan sekali lagi kuisap isap putingnya sambil tanganku mengelus ngelus sekitar pahanya …..aku

semakin liar dan bernafsu…… aku terus menjelitatinya… terus turun ke bawah… ke sekita perutnya…..dan

akhirnya aku jilati pahanya …….yang mulus yang sediit di tumbuhi bulu bulu harus membuat torpedoku

langsung melambai lambai minta jatah……

Aku sengaja aku jilati dulu sekitar paha dan sekiatar memeknya … dia terkadang mengelepar gelepar

seperti ikan yg di lempar kdaratann.. bau harum memeknya yang mulai mengeluarkan pelumasnya membuat

aku semakin menikmati… aku ciumi bulu memeknya ohhh ….betapa nikmatnya…. Dan aku terus jialti memeknya

dan dia pun mengelapar gelepar sambil mengeluarkan erangan erangan kenikmatannn…..

aku jilatin terus memeknya sambil ku isap isap… aku sentuh klotorisnya dengan lidahku sambil ku isap

isap … dia semakin meronta kenikamtann… aku terus jilatin dan ku isap isapp sambil ku pegangin pahanya

…..aku isap terus … sampai akhirnya kepalaku di tekanya ke memeknya sambil mengeluarkan erangangan

kenikamatan …

” OHHHHH sayangg … nikamt sekali sayang… aku sudah kaga tahan sayangg sudah lama aku sudah di masukin

kontol…ayo sayangg aku sudah tidak tahann….”

“Ok sayang…. Akupun sudah kaga than lagi sayang kontoku pun sudah tegak berdiri ini… “ aku kecup dulu

keningnya ….. dan aku gesek gesek an dulu kontolku di sekitar memeknya … dia semakin mengeliat geliat

…. Dia memegangin kontolku membantu memasukan ke liang memeknya ……

“Pelan pelan yah sayang aku dah lama kaga di pakai sayang “ “ ya syangg…”

Aku coba tekan pelan pelan ….aku angkat lagi sedikit dan aku tekan lagii

“..ohhh… nikamtt sayangg… terus sayan tekann sayangku sudah kaga sakit lagi sayang ..dan sudah kaga

tahan….ohhhh” Aku langsung tekan kontolku ke memeknya yang sudah mulai licinnn…. Situs Slot Online Terpercaya

Dan blesss blesss kontolku keluar masuk memeknya ……sambil di barengin suaranya yang sedikit menjerit

“Awwwwww….Nikmatnya …. Kontolmu gede bangett sayangg… baru kali ini aku sangat manikamati… terus

sayangg ..”


sampai beberapa kali aku masukan kontolku sama memeknya … sampai akhirnya

“ Ohh sayang terus sedikit lagi sayang aku sudah mulai mu keluar sayang sambil menaik turunkan

pantatnya.”

“Sama sayang aku pun sudah mu keluar …. Aku semakin terangsang dan aku terus tekan memeknya sama

kontolku … “OHhhhhhhhhhh kita sama sam berbarenagn sayang keluarkan sayang “

“ iya sayangg “ dann akhirnya ……..

“Wawwwwwww crooot crot “ kami berdua mencapai klimatknya…….

“Ohh sayang ini luar biasa, nikamanya luar biasa sayang’ sambil dia memeluk saya…. Akupun senang sudah

biasa mebuatnya dia bahagia…. … he..he… setelah aku kelelahan aku bopong dia ke kamar tidur, kami

tidur berdua tanpapa selembar benangpun sambil kami perpelukan menandakan kebahgian yg luar biasa ……

Cerita Sex Sales Properti yang Gagah

Cerita Bispak Nada4D - Cerita Sex Gadis SMP, Selamat malam semuanya aku baru membaca tentang cerita dewasa dan aku tiba tiba mempunyai kenangan akan seksku, maka dari itu aku akan menceritakan kisahku di blog ini dan terimakasih atas kesempatannya, perkenalkan namaku Dani umurku 21 tahun kejadian tak berlangsung lama kurang lebih satu tahun yang lalu dan aku masih ingat betul kejadian tersebut.


Aku mempunyai 2 saudara dan aku adalah anak pertama aku berstatus mahasiswa di daerah Jawa Barat, aku memang anak rantau sekarang aku ngekost di derah dimana daerahnya terbilang kumuh atau kotor memang aku sengaja mencari kost yang agak mendalam dari jalan raya, karena aku ingin kehidupanku tidak terusik apalagi kalau membawa cewek tidak merasa takut atau was was.

Cerita Sex Gadis SMP

Aku menyadari aku termsuk laki laki pedofil dimana dalam ceritaku ini 3 gadis yang umurnya masih masih belia menjadi penyalur kebutuhan seksku. Tepatnya tahun 2014 aku berkenala dengan Intan umur 15 tahun pertemuan aku denga Intan yaitu saat aku maen game di mall dan kita saling bertemu karena kesenangan kita sama.

Tepatnya hari Selasa saat perkuliahanku kosong aku sengaja unutk melepas stress dan mencari hiburan di mall dengan bermain game, dimana memang hari itu tidak seperti biasanya suasana masih sepi mungkin karena banyak yang sibu bekerja, saat asyk bermain game master aku melihat seorang gadis di pojokan yang masih berseragam SMP sedang menangis. Situs Slot Online Terpercaya


Aku samperin dengan rasa kasihan melihat dia, trus aku tanya.


“kenapa dek kok nangis” disini ama siapa”


“Intan habis diganggu sama teman teman kakak”


Ow ternyta namanya Intan, dalam hati ku aku tau nama gasi ini.


Aku tanya lagi “kenapa kok di ganggu dek Intan”


“Aku mau maen game hari ini karena uang saku ku dirampas sama teman teman jadi aku gak tau harus gimana”


“Kemana teman temanku kamu kok teganya rampas uang sakumu”


“Mereka langsung pergi Kak dan Intan gak ada uang unutk pulang”


Aku sempat bingung mau bagaimana soalnya aku juga kasihan melihat Intan. “Apa aku bawa ke security untuk meminta bantuan” tap kok Intan masih bawa seragam sekolah takutnya entar malah dimarahi orang tuanya karena bolos sekolah.

“yaudah gini aja kakak kasih uang kepada intan untuk pulang “


“Tapi Intan gak berani pulang kak takut dimarahi mama soalnya aku ijinnya berangkat ke sekolah, lha kalau pulang entar bisa di marahi terusan sama mama kak” 


“waduh tambah bingu aku saat itu” atau gini aja dek Intan apa nemenin kakak maen game, dek Intan boleh ikut maen kok asalkan ganti seragam dulu, soalya entar takutya kalau maen game masih pakai seragam entar ditangkap sama security

“Tapi Intan gak bawa salin baju Kak gimana”


“dengan kagetnya aku, lha terus giman dek Intan”


“gak tau Kak harus bagaimana”


“Yaudah tenang dek Intan entar kakak beliin baju dulu di stand lantai 2”


“entar ganti di kamar ganti atau WC”


“dengan wajah senang Intan menganggukkan kepalanya”


“kamu tunggu di WC situ entar kakak kalau sudah dapat baju gantinya aku antar”


Saat aku meniggalkan dek Intan sebentar aku menoleh kebelakang melihat wajahnya yang berhenti menangis tersebut terlihat wajah paras cantiknya seperti berbie kulit putihnya dan bodynya yang semampai mulus apalagi payudaranya yang terlhat membekas dari baju seragam yang ketatnya, pikiran aku sudah kemana mana seakan akan aku nafsu dengan gadis SMP.


Kita sepakat untuk bertemu di WC dekat arena bermain, aku langsung menuju ke outlate yang jual baju dengan rasa canggung dan malu aku memilih milih baju yang menurutku seksi, eeee malah ditanya ama kasirnya buat siapa mas, aku jawab buat kado ulangtahun ponakan aku mbak, dengan nada tertawa cekikikan mbak kasir menertawakanku.


Aku memang sengaja memilih baju yang belahan dadanya agak turun sehingga belahan dadanya agak terlihat bila memakai itu dan aku belikan celana jeans pendek orang biasa bilang celana gemes, biar menjadi pencuci mata buatku, aku sempat berfikir apa aku entar dikerjani sama gasi SMP itu.


Ah sudahlah karena niatku dari awal baik untuk membantu dek Intan biar tenangtidak nangis nangis lagi.


“Kakak kok melongo melihat kau sih”


“kamu benar benar cocok makin cantik” kataku


“ahhhh tapi Intan malu kak pakai ini soalnya bajunya agak terbelah di dadanya dan celana terlihat pahaku kak”


“Aku rayu dengan jurusku supaya Intan PD memakai baju itu, dan akhirnya kita pergi maen game bersama”


Setelah kita bermain dan bersenang senang tak terasa waktu sudah menunjukan jam pulang sekolah, rencanya aku mau antar dia denga taksi tapi saat aku tanya ternyta rumahnya sejalur dengan tempat kos aku, jadinya kita pulang menggunakan Bus umum, aku mengantar Intan sampai dekat dengan rumahnya.


Kemudian aku kasihkan no teleponku kepada Intan “nih no telponku dek’ entar suatu saat kalau ingin bermain lagi tinggal sms atau telpon kakak, dan tidak lupa bajunya simpan kamu saja hitung hitung buat hadiah dari kakak hehe..

Kita berpisah dan selama satu minggu tidak ada kabar atau sms dari Intan, ah sudahlah mungkin dia lupa atau kehapus nomerku, hari minggu kebiasannku mencuci pakain dan memandikan burung peliharaaku, hapeku dikamar bunyi terus memang aku sengaja tidak aku jawab mungkin dari teman kuliahku yang biasanya ngajak ngopi diwarung sebelah.


Dengan rasa kaget aku mendapat banyak telpon dengan nomer yang tidak aku kenal dan ada sms ternyata dari Intan”. Yang isinya.


“kakak ada waktu gak aku mau maen ke kost san kakak”


“aku jawab , aku lagi free silahkan kesini saja aku tunggu di depan gang entar kalau sudah sampai sms lagi” kataku.


“dia memblas lagi ksih tau daerahnya dan alamatnya kak biar Intan chek di goole maps” Agen Maxbet Terpercaya


“oke aku kasih ancar ancar dengan tepat”


Setelah 40 menitan Intan sudah tiba ke kos aku dan lebih kagumnya dia memaki baju yang kau kasihkan kepada dia, sungguh menggoda mataku payudara Intan ini “batinku.


“kak aku lagi bosen dirumah sendirian papa mama sedang maen kerumah mbah dan aku sendiri bersama pambantuku”


“yaudah santai saja disini ada komputer playstation dan komik” silahkan kalau maen yang mana dek “ kataku.


“Maen komputer saja kak, ada game nya kan”


“ada kok dek silahkan maen yang kamu suka” aku tak lanjutin sebentar memnadikan burung love birdku”


Setelah 30 menitan menyelesaikan kegiatanku aku meregangkan tubuhku dan membakar rokok, tapi Intan yang berada di dalam kamar kost ku kok sepi banget gak ada suaranya atau musik playernya, aku hampiri dia ke kamar kost , dan Intan ijin mau kemar mandi,


“silahkan masuk saja gak dikunci kok tapi maaf kamar mandinya agak tidak bersih maklum lah kost cowok. Hehe

Saat Intan menuju ke kamar mandi aku ada niat unutk menginti dia dari celah celah dinding, dengan perlahan lahan aku menuju ke kamar mandi tapi yang aku herankan adalah ada bunyi erangan di dalam kamar mandi dan aku juga bingung kenapa ada suara tersebut. Kemudian sirna lah aku untuk mengintip Intan yang ada di kamar mandi.


Lama sekali aku menunggu dia keluar dari kamar mandi dengan rasa curiga aku buka komputer dan ternyata dia habis nonton FILM BLUE , waow tak kusangka gadis SMP ini mebuka folder pribadiku dan menonton film porno, seketika akulangsung menutup jendela dan kamar kostku. Kemudian aku mengetuk pintu kamar mandi.


“Intan kamu gak kenapa kenapa kan”


“gak apa apa kok kak bentar lagi Intan keluar”


“aku berusaha masuk ke kamar mandi karena saat itu setan sudah menguasai pikiranku maka aku buka kamar mandi itu”

Intan lupa untuk mengunci pintu kamar mandi, dan terbuka lah pintu kamar mandi tersebut yang membuat rodalku langsung berdiri dan menunjukan kejantanannya, Intan yang duduk di pojok mbak mandi sedang melakukan orgasme memegang memek yang merah dan sempit tanpa bulu masih mulus selakangan Intan, membaut birahiku tidak teratasi.


Langsung saja aku gendong Intan menuju ke kasur dan dia tidak menolaknya, tanpa banyak omong langsung saja aku jilar memeknya yang masih basah.


Uuuhhhh ahhhh auuuuuuuhhh ahhhhrgggghhhhhh , hanya kata itu yang terucap di bibir Intan saat aku jilatin memeknya, aku mencari klitorisnya yang msih mumpat di antara memek merahnya, setelah ketemu klitorisnya aku hisap deng lembut denga lidahku, tubuh Intan langsung mengjang dan kegirangan melenguh panjang.


Dengan suara erangannya Intan sungguh menikmati, ahhhhhhh enakkkk kakak. Sungguh keras suara intan tapi aku tidak peduli dengan sura tersebut aku terus jilati memeknya yang semakin memerah.


Dengan menyetel lagu musik jadi aku agak tenang karena buninya tertutup oleh alunan musik rock.

“Intan malah brtanya kok pergi kak kan sedang enakkkk, perkataan Intan tersebut sontak membuatku semakin terangsang bahwa dia tidak ingin kehilagan waktu yang tepat ini.


“sebentar Intan kakak sedang mengelis lagu lagu biar semakin panas” sambil mengatur volume sound aku mentyuruh Intan untuk membuka semua baju yang di pakainya, tanpa banyak tanya dia langsung membuaka bajunya dan terlihat payu dara yang sebesar bola bowling , dan giliraku membuka baju aku.


Cerita Sex Gadis SMP

Cerita Sex Gadis SMP


Terus aku keluarkan kontolku dan aku suruh Intan unutk menjilati burungku, tanpa ada penolakan lagi Intan mengiyakannya dia sekarang berasda diaatas aku, dengan posisi 69 kita saling menjilati organ vital kami, sungguh lanyah sekali lidah intan untuk memainkan penisku, mungkin karena dia tadi sudah menonton adegan film porn jadi dia sedikit memahaminya. Agen Slot Online Terbaik

Kemudian aku ganti posisi dengan menindih tubuh Intan yang kecil ini, aku tanya.


“ Intan sudah perbah mens belum”


“udah baru hari kemarin sudah berhenti” Yeeeessssss batinku sungguh pas sekali aku mendapatkan memek gadis SMP ini.


“untung saja dia habis mens kalau gak bisa serem kalau aku menghamili gadis yang masih usianya 14 tahun ini”

“Cerita Sex Abg Mesum”


Dengan tenang aku memasuka penisku ke arah lubang vagina Intan, aku sodokkna pelan pelan.


“sakittttt kakak,, ahhh pelan pepaln kakkk” erang Intan denga wajah yang menikmati karena sakit.

Dengan sabar aku sodokkan sedikit demi sedikit karena lubangnya yang memang masih sempit apalagi ukuran peniku lebih besar dari lubang memeknya.


Aku tusuk secar pelan pelan, masuk setangah aku berhenti sebentar agar sakitnya Intan biar terbiasa, setelah 3 menit aku masukkan lebih dalam lagi sleppppb tapi masih ad mengganjal mungkin karena selaput daranya Intan.


“aku bisikan di telinga Intan kamu tahan sedikut yan sayang sambil mendorong penisku dan bleessssss masuk semua penisku ke dalam memeknya.


“ahhhhhhhhhhhhhh sakitttttt kakak, dengan wajah yang kesakitan akhirnya selaput daranya robek karena aku sodokkan penisku ke dalamnya.

Biarin Intan kamu pasti meinkamtinya, aku biarkan penisku didalam memeknya supaya terbiasa denga penisku yang ukurannya besar, ak goyangkan pinggulku dengan pelan pelan agar dapat rangasangan dari Intan dan usahaku sugguh berhasil membuatnya nyaman.


Intan langsung semakin nafsu dan menggenjot badannya naik turun.


“enakkk banget kakk sungguh enakkk ahhhhhh lebih enakan mana ketimbang maen sendiri dikamar mandi tadi sapaku”


“aku mau pipissss kakak , Intan mau piiipiisss nih”


“pipisss saja dek, kakak juga mau pipiss juga”


Ahhhrrgggggggggggg dengan nada bersamaan kami mencapai kenikmatan bersama.


Setelah kejadian itu Intan sering maen ke kostsanku pada saat pulang sekloah atau harri libur unutk meminta jatah dan memuakan nafsunya.


Kejadian terus terulang hampir setiap semingggu bisa tiga atau emapt kali kita bersenggama bersama.

Suatu ketiak aku membuka pertanyaan kepada Intan “kamu nyesel gakperawan kamu kakak ambil?”

“Intan tidak menyesal kak, malah senang banget dan sayang dengan kakak karena banyak mengajariku dan membantu dengan tugas sekolah jawbnya.


“Ya sudah syukurlah kalau begitu dek intan kakak juga sayang denga adek”


Bersetubuh dengan gadis SMP memang penuh fantasi, dan menjadi kenyataan bisa ngentot denga gadis perawan, tapi unutk para pembaca janga meniru karena aku ingin berbagi cerita dengan semuanya yang sam suka hobi denga cerita sex, demikianlah cerita singkatku akhir akata aku ucapkan terimakasih.

Cerita Sex Gadis SMP

Cerita Bispak Nada4D - Cerita Sex Titipan, Namaku Karina, usiaku 17 tahun dan aku adalah anak kedua dari pasangan Menado-Sunda. Kulitku putih, tinggi sekitar 168 cm dan berat 50 kg. Rambutku panjang sebahu dan ukuran dada 36B. Dalam keluargaku, semua wanitanya rata-rata berbadan seperti aku, sehingga tidak seperti gadis-gadis lain yang mendambakan tubuh yang indah sampai rela berdiet ketat. Di keluarga kami justru makan apapun tetap segini-segini saja.


Suatu sore dalam perjalanan pulang sehabis latihan cheers di sekolah, aku disuruh ayah mengantarkan surat-surat penting ke rumah temannya yang biasa dipanggil Om Robert. Kebetulan rumahnya memang melewati rumah kami karena letaknya di kompleks yang sama di perumahan elit selatan Jakarta.

Cerita Sex Titipan

Om Robert ini walau usianya sudah di akhir kepala 4, namun wajah dan gayanya masih seperti anak muda. Dari dulu diam-diam aku sedikit naksir padanya. Habis selain ganteng dan rambutnya sedikit beruban, badannya juga tinggi tegap dan hobinya berenang serta tenis. Ayah kenal dengannya sejak semasa kuliah dulu, oleh sebab itu kami lumayan dekat dengan keluarganya.


Kedua anaknya sedang kuliah di Amerika, sedang istrinya aktif di kegiatan sosial dan sering pergi ke pesta-pesta. Ibu sering diajak oleh si Tante Mela, istri Om Robert ini, namun ibu selalu menolak karena dia lebih senang di rumah.


Dengan diantar supir, aku sampai juga di rumahnya Om Robert yang dari luar terlihat sederhana namun di dalam ada kolam renang dan kebun yang luas. Sejak kecil aku sudah sering ke sini, namun baru kali ini aku datang sendiri tanpa ayah atau ibuku. Masih dengan seragam cheers-ku yang terdiri dari rok lipit warna biru yang panjangnya belasan centi diatas paha, dan kaos ketat tanpa lengan warna putih, aku memencet bel pintu rumahnya sambil membawa amplop besar titipan ayahku. Situs Slot Online Terbaik


Ayah memang sedang ada bisnis dengan Om Robert yang pengusaha kayu, maka akhir-akhir ini mereka giat saling mengontak satu sama lain. Karena ayah ada rapat yang tidak dapat ditunda, maka suratnya tidak dapat dia berikan sendiri.


Seorang pembantu wanita yang sudah lumayan tua keluar dari dalam dan membukakan pintu untukku. Sementara itu kusuruh supirku menungguku di luar.

Ketika memasuki ruang tamu, si pembantu berkata, “Tuan sedang berenang, Non. Tunggu saja di sini biar saya beritahu Tuan kalau Non sudah datang.”

“Makasih, Bi.” jawabku sambil duduk di sofa yang empuk.


Sudah 10 menit lebih menunggu, si bibi tidak muncul-muncul juga, begitu pula dengan Om Robert. Karena bosan, aku jalan-jalan dan sampai di pintu yang ternyata menghubungkan rumah itu dengan halaman belakang dan kolam renangnya yang lumayan besar. Kubuka pintunya dan di tepi kolam kulihat Om Robert yang sedang berdiri dan mengeringkan tubuh dengan handuk.


“Ooh..” pekikku dalam hati demi melihat tubuh atletisnya terutama bulu-bulu dadanya yang lebat, dan tonjolan di antara kedua pahanya.

Wajahku agak memerah karena mendadak aku jadi horny, dan payudaraku terasa gatal. Om Robert menoleh dan melihatku berdiri terpaku dengan tatapan tolol, dia pun tertawa dan memanggilku untuk menghampirinya.


“Halo Karin, apa kabar kamu..?” sapa Om Robert hangat sambil memberikan sun di pipiku.

Aku pun balas sun dia walau kagok, “Oh, baik Om. Om sendiri apa kabar..?”

“Om baik-baik aja. Kamu baru pulang dari sekolah yah..?” tanya Om Robert sambil memandangku dari atas sampai ke bawah.

Tatapannya berhenti sebentar di dadaku yang membusung terbungkus kaos ketat, sedangkan aku sendiri hanya dapat tersenyum melihat tonjolan di celana renang Om Robert yang ketat itu mengeras.


“Iya Om, baru latihan cheers. Tante Mella mana Om..?” ujarku basa-basi.

“Tante Mella lagi ke Bali sama teman-temannya. Om ditinggal sendirian nih.” balas Om Robert sambil memasang kimono di tubuhnya.

“Ooh..” jawabku dengan nada sedikit kecewa karena tidak dapat melihat tubuh atletis Om Robert dengan leluasa lagi.

“Ke dapur yuk..!”


“Kamu mau minum apa Rin..?” tanya Om Robert ketika kami sampai di dapur.

“Air putih aja Om, biar awet muda.” jawabku asal.

Sambil menunggu Om Robert menuangkan air dingin ke gelas, aku pindah duduk ke atas meja di tengah-tengah dapurnya yang luas karena tidak ada bangku di dapurnya.

“Duduk di sini boleh yah Om..?” tanyaku sambil menyilangkan kaki kananku dan membiarkan paha putihku makin tinggi terlihat.

“Boleh kok Rin.” kata Om Robert sambil mendekatiku dengan membawa gelas berisi air dingin.


Namun entah karena pandangannya terpaku pada cara dudukku yang menggoda itu atau memang beneran tidak sengaja, kakinya tersandung ujung keset yang berada di lantai dan Om Robert pun limbung ke depan hingga menumpahkan isi gelas tadi ke baju dan rokku.

“Aaah..!” pekikku kaget, sedang kedua tangan Om Robert langsung menggapai pahaku untuk menahan tubuhnya agar tidak jatuh.

“Aduh.., begimana sih..? Om nggak sengaja Rin. Maaf yah, baju kamu jadi basah semua tuh. Dingin nggak airnya tadi..?” tanya Om Robert sambil buru-buru mengambil lap dan menyeka rok dan kaosku.


Aku yang masih terkejut hanya diam mengamati tangan Om Robert yang berada di atas dadaku dan matanya yang nampak berkonsentrasi menyeka kaosku. Putingku tercetak semakin jelas di balik kaosku yang basah dan hembusan napasku yang memburu menerpa wajah Om Robert.

“Om.. udah Om..!” kataku lirih.

Dia pun menoleh ke atas memandang wajahku dan bukannya menjauh malah meletakkan kain lap tadi di sampingku dan mendekatkan kembali wajahnya ke wajahku dan tersenyum sambil mengelus rambutku.


“Kamu cantik, Karin..” ujarnya lembut.

Aku jadi tertunduk malu tapi tangannya mengangkat daguku dan malahan menciumku tepat di bibir. Aku refleks memejamkan mata dan Om Robert kembali menciumku tapi sekarang lidahnya mencoba mendesak masuk ke dalam mulutku. Aku ingin menolak rasanya, tapi dorongan dari dalam tidak dapat berbohong. Aku balas melumat bibirnya dan tanganku meraih pundak Om Robert, sedang tangannya sendiri meraba-raba pahaku dari dalam rokku yang makin terangkat hingga terlihat jelas celana dalam dan selangkanganku.


Ciumannya makin buas, dan kini Om Robert turun ke leher dan menciumku di sana. Sambil berciuman, tanganku meraih pengikat kimono Om Robert dan membukanya. Tanganku menelusuri dadanya yang bidang dan bulu-bulunya yang lebat, kemudian mengecupnya lembut. Sementara itu tangan Om Robert juga tidak mau kalah bergerak mengelus celana dalamku dari luar, kemudian ke atas lagi dan meremas payudaraku yang sudah gatal sedari tadi.


Aku melenguh agak keras dan Om Robert pun makin giat meremas-remas dadaku yang montok itu. Perlahan dia melepaskan ciumannya dan aku membiarkan dia melepas kaosku dari atas. Kini aku duduk hanya mengenakan bra hitam dan rok cheersku itu. Om Robert memandangku tidak berkedip. Kemudian dia bergerak cepat melumat kembali bibirku dan sambil french kissing, tangannya melepas kaitan bra-ku dari belakang dengan tangannya yang cekatan.


Kini dadaku benar-benar telanjang bulat. Aku masih merasa aneh karena baru kali ini aku telanjang dada di depan pria yang bukan pacarku. Om Robert mulai meremas kedua payudaraku bergantian dan aku memilih untuk memejamkan mata dan menikmati saja. Tiba-tiba aku merasa putingku yang sudah tegang akibat nafsu itu menjadi basah, dan ternyata Om Robert sedang asyik menjilatnya dengan lidahnya yang panjang dan tebal. Uh.., jago sekali dia melumat, mencium, menarik-narik dan menghisap-hisap puting kiri dan kananku.


Tanpa kusadari, aku pun mengeluarkan erangan yang lumayan keras, dan itu malah semakin membuat Om Robert bernafsu.

“Oom.. aah.. aah..!”

“Rin, kamu kok seksi banget sih..? Om suka banget sama badan kamu, bagus banget. Apalagi ini..” godanya sambil memelintir putingku yang makin mencuat dan tegang.

“Ahh.., Om.. gelii..!” balasku manja.


“Sshh.. jangan panggil ‘Om’, sekarang panggil ‘Robert’ aja ya, Rin. Kamu kan udah gede..” ujarnya.

“Iya deh, Om.” jawabku nakal dan Om Robert pun sengaja memelintir kedua putingku lebih keras lagi.

“Eeeh..! Om.. eh Robert.. geli aah..!” kataku sambil sedikit cemberut namun dia tidak menjawab malahan mencium bibirku mesra.


Entah kapan tepatnya, Om Robert berhasil meloloskan rok dan celana dalam hitamku, yang pasti tahu-tahu aku sudah telanjang bulat di atas meja dapur itu dan Om Robert sendiri sudah melepas celana renangnya, hanya tinggal memakai kimononya saja. Kini Om Robert membungkuk dan jilatannya pindah ke selangkanganku yang sengaja kubuka selebar-lebarnya agar dia dapat melihat isi vaginaku yang merekah dan berwarna merah muda.


Kemudian lidah yang hangat dan basah itu pun pindah ke atas dan mulai mengerjai klitorisku dari atas ke bawah dan begitu terus berulang-ulang hingga aku mengerang tidak tertahan.

“Aeeh.. uuh.. Rob.. aawh.. ehh..!”

Aku hanya dapat mengelus dan menjambak rambut Om Robert dengan tangan kananku, sedang tangan kiriku berusaha berpegang pada atas meja untuk menopang tubuhku agar tidak jatuh ke depan atau ke belakang.


Badanku terasa mengejang serta cairan vaginaku terasa mulai meleleh keluar dan Om Robert pun menjilatinya dengan cepat sampai vaginaku terasa kering kembali. Badanku kemudian direbahkan di atas meja dan dibiarkannya kakiku menjuntai ke bawah, sedang Om Robert melebarkan kedua kakinya dan siap-siap memasukkan penisnya yang besar dan sudah tegang dari tadi ke dalam vaginaku yang juga sudah tidak sabar ingin dimasuki olehnya.


Perlahan Om Robert mendorong penisnya ke dalam vaginaku yang sempit dan penisnya mulai menggosok-gosok dinding vaginaku. Rasanya benar-benar nikmat, geli, dan entah apa lagi, pokoknya aku hanya memejamkan mata dan menikmati semuanya.

“Aawww.. gede banget sih Rob..!” ujarku karena dari tadi Om Robert belum berhasil juga memasukkan seluruh penisnya ke dalam vaginaku itu.

“Iyah.., tahan sebentar yah Sayang, vagina kamu juga sempitnya.. ampun deh..!”

Aku tersenyum sambil menahan gejolak nafsu yang sudah menggebu.


Akhirnya setelah lima kali lebih mencoba masuk, penis Om Robert berhasil masuk seluruhnya ke dalam vaginaku dan pinggulnya pun mulai bergerak maju mundur. Makin lama gerakannya makin cepat dan terdengar Om Robert mengerang keenakan.

“Ah Rin.. enak Rin.. aduuh..!”

“Iii.. iyaa.. Om.. enakk.. ngentott.. Om.. teruss.. eehh..!” balasku sambil merem melek keenakan.


Om Robert tersenyum mendengarku yang mulai meracau ngomongnya. Memang kalau sudah begini biasanya keluar kata-kata kasar dari mulutku dan ternyata itu membuat Om Robert semakin nafsu saja.

“Awwh.. awwh.. aah..!” orgasmeku mulai lagi.

Tidak lama kemudian badanku diperosotkan ke bawah dari atas meja dan diputar menghadap ke depan meja, membelakangi Om Robert yang masih berdiri tanpa mencabut penisnya dari dalam vaginaku. Diputar begitu rasanya cairanku menetes ke sela-sela paha kami dan gesekannya benar-benar nikmat.


Kini posisiku membelakangi Om Robert dan dia pun mulai menggenjot lagi dengan gaya doggie style. Badanku membungkuk ke depan, kedua payudara montokku menggantung bebas dan ikut berayun-ayun setiap kali pinggul Om Robert maju mundur. Aku pun ikut memutar-mutar pinggul dan pantatku. Om Robert mempercepat gerakannya sambil sesekali meremas gemas pantatku yang semok dan putih itu, kemudian berpindah ke depan dan mencari putingku yang sudah sangat tegang dari tadi.


“Awwh.. lebih keras Om.. pentilnya.. puterr..!” rintihku dan Om Robert serta merta meremas putingku lebih keras lagi dan tangan satunya bergerak mencari klitorisku.

Kedua tanganku berpegang pada ujung meja dan kepalaku menoleh ke belakang melihat Om Robert yang sedang merem melek keenakan. Gila rasanya tubuhku banjir keringat dan nikmatnya tangan Om Robert di mana-mana yang menggerayangi tubuhku. Slot Online Terpercaya


Putingku diputar-putar makin keras sambil sesekali payudaraku diremas kuat. Klitorisku digosok-gosok makin gila, dan hentakan penisnya keluar masuk vaginaku makin cepat. Akhirnya orgasmeku mulai lagi. Bagai terkena badai, tubuhku mengejang kuat dan lututku lemas sekali. Begitu juga dengan Om Robert, akhirnya dia ejakulasi juga dan memuncratkan spermanya di dalam vaginaku yang hangat.


“Aaah.. Riin..!” erangnya.

Om Robert melepaskan penisnya dari dalam vaginaku dan aku berlutut lemas sambil bersandar di samping meja dapur dan mengatur napasku. Om Robert duduk di sebelahku dan kami sama-sama masih terengah-engah setelah pertempuran yang seru tadi.


“Sini Om..! Karin bersihin sisanya tadi..!” ujarku sambil membungkuk dan menjilati sisa-sisa cairan cinta tadi di sekitar selangkangan Om Robert.

Om Robert hanya terdiam sambil mengelus rambutku yang sudah acak-acakan. Setelah bersih, gantian Om Robert yang menjilati selangkanganku, kemudian dia mengumpulkan pakaian seragamku yang berceceran di lantai dapur dan mengantarku ke kamar mandi.


Setelah mencuci vaginaku dan memakai seragamku kembali, aku keluar menemui Om Robert yang ternyata sudah memakai kaos dan celana kulot, dan kami sama-sama tersenyum.

“Rin, Om minta maaf yah malah begini jadinya, kamu nggak menyesal kan..?” ujar Om Robert sambil menarik diriku duduk di pangkuannya.

“Enggak Om, dari dulu Karin emang senang sama Om, menurut Karin Om itu temen ayah yang paling ganteng dan baik.” pujiku.

“Makasih ya Sayang, ingat kalau ada apa-apa jangan segan telpon Om yah..?” balasnya.

“Iya Om, makasih juga yah permainannya yang tadi, Om jago deh.”

“Iya Rin, kamu juga. Om aja nggak nyangka kamu bisa muasin Om kayak tadi.”

“He.. he.. he..” aku tersipu malu.


“Oh iya Om, ini titipannya ayah hampir lupa.” ujarku sambil buru-buru menyerahkan titipan ayah pada Om Robert.

“Iya, makasih ya Karin sayang..” jawab Om Robert sambil tangannya meraba pahaku lagi dari dalam rokku.

“Aah.. Om, Karin musti pulang nih, udah sore.” elakku sambil melepaskan diri dari Om Robert.

Om Robert pun berdiri dan mencium pipiku lembut, kemudian mengantarku ke mobil dan aku pun pulang.


Di dalam mobil, supirku yang mungkin heran melihatku tersenyum-senyum sendirian mengingat kejadian tadi pun bertanya.

“Non, kok lama amat sih nganter amplop doang..? Ditahan dulu yah Non..?”

Sambil menahan tawa aku pun berkata, “Iya Pak, dikasih ‘wejangan’ pula..”

Supirku hanya dapat memandangku dari kaca spion dengan pandangan tidak mengerti dan aku hanya membalasnya dengan senyuman rahasia. He..he..he..

Cerita Sex Titipan

Subscribe Our Newsletter